Asupan susu meningkatkan IGF-1 dalam darah, dan IGF-1 yang lebih tinggi meningkatkan risiko kanker prostat; inilah mekanisme di balik kaitan produk susu dengan kanker prostat ('hormon yang sama yang membuat anak sapi tumbuh').
Pernyataan asli
مراجعة Cancer Causes & Control عام 2017 وثّقت أن شرب الحليب يرفع مستوى عامل النمو IGF-1 في الدم، وأن ارتفاع IGF-1 يزيد خطر سرطان البروستاتا — وهو نفس الهرمون الذي يجعل العجل ينمو بسرعة.
bukan kata demi kata – parafrasa. Terjemahan oleh proyek; rumusan bahasa Arab yang menjadi acuan.
Terjemahan
Asupan susu meningkatkan IGF-1 dalam darah, dan IGF-1 yang lebih tinggi meningkatkan risiko kanker prostat; inilah mekanisme di balik kaitan produk susu dengan kanker prostat ('hormon yang sama yang membuat anak sapi tumbuh').
Asal
- Status sumber
- Redaksi arsip
- Atribusi
- Archive editors (eltayebat.com, rule 'dairy')
- Asal
- https://eltayebat.com/rule/dairy/
- Ketidakpastian atribusi
- Editorial narrative and study selection by the archive operators, not shown to be Elawady's own words; the archive homepage says the forbidden section is documented 'independently of Dr. Diaa's words'.
- Mekanisme yang diklaim
Dairy protein/milk increases endogenous IGF-1; IGF-1 promotes prostate cell growth.
- Efek kesehatan yang diklaim
Prostate cancer.
- Populasi yang dimaksud
Men.
- Batasan geografis oleh Elawady
none found
Penilaian ilmiah
Mungkin benar – Sebagian bukti mendukung pernyataan ini, tetapi belum cukup untuk penilaian yang jelas.
Tingkat kepastian bukti: rendah – Penelitian lebih lanjut kemungkinan besar akan mengubah penilaian secara bermakna.
1. Apa yang diklaim?
Milk raises IGF-1 and IGF-1 raises prostate cancer risk.
2. Apa yang terbukti benar?
A-DRY-14: moderate evidence that IGF-I rises with milk intake (about 0.10 SD per 1 SD of milk) and that prostate cancer risk rises with IGF-I (OR 1.09 per SD, 1.03-1.16; prospective studies 1.07, 1.02-1.12). I-DRY-06 (IPD, 17 prospective studies): OR 1.29 (1.16-1.43) top vs bottom fifth of IGF-I. The mechanism is biologically plausible.
3. Apa yang salah atau dilebih-lebihkan?
The effect of milk on IGF-1 is small (about 0.10 SD), was read from albatross plots rather than pooled, and the largest rises came from very small short-term trials in children. IGF-I was not associated with advanced prostate cancer (OR 1.04, 0.94-1.14), the authors state that the evidence that IGF-I increases prostate cancer risk 'is not strong', and they did not test whether IGF-I mediates a dairy-prostate link (A-DRY-14). Calling it 'the mechanism' therefore overstates the evidence. The calf comparison is rhetorical: the IGF-1 increase is mainly the body's own production in response to protein, not 'calf hormone' absorbed from milk (A-DRY-14 discusses circulating levels, not absorption). Other protein sources can also raise IGF-1 (not quantified here). The mechanism also applies to cheese (concentrated milk protein), which the system allows.
4. Apa yang masih belum jelas?
Whether IGF-1 mediates any dairy-prostate association; magnitude of cancer risk attributable to dairy-induced IGF-1; relevance for aggressive disease.
5. Studi mana yang mendukungnya?
6. Studi mana yang membantahnya?
None directly against the two links; limiting: A-DRY-14 itself (no association of IGF-I with advanced prostate cancer; mediation untested).
7. Apa yang berlaku untuk Jerman dan Eropa?
Not a basis for official recommendations to avoid dairy.
8. Apa yang diketahui tentang Mesir?
No data.
9. Kesimpulan praktis apa yang tepat?
Mekanisme yang masuk akal dan sedang; hal ini mendukung pengurangan asupan protein susu yang sangat tinggi, bukan penghapusan jenis produk susu tertentu.
Rincian penilaian
- Alasan tingkat kepastian bukti
Each link has some support: the archive's own review rates the evidence as moderate that milk raises IGF-I and that IGF-I is associated with prostate cancer (A-DRY-14), and pooled prospective data show OR 1.29 for the top vs bottom fifth of IGF-I (I-DRY-06). But the milk effect on IGF-I (0.10 SD per SD of milk) is a visual estimate, not a pooled result, and comes largely from small short-term trials in children; IGF-I was not associated with advanced prostate cancer; the authors call the IGF-I-prostate cancer evidence 'not strong'; and mediation of a dairy-prostate link by IGF-I was not tested. A mechanism cannot be more certain than the dairy-prostate association it is meant to explain (C-DRY-04: potentially true, low certainty).
- Kualitas sumber
Archive editorial; figures correctly reported from A-DRY-14.
- Keteralihan ke wilayah lain
Biological; transferable.
- Pengecualian individual
Children need growth factors; IGF-1 increase with dairy in children is part of normal growth physiology.
- Cakupan wilayah klaim
- umum (biologis/medis)
- Terakhir ditinjau
- 26 Oktober 2026 sementara
Bukti ilmiah secara rinci
Ditafsirkan berlebihan – Ada temuan yang nyata, tetapi klaim ini menarik kesimpulan lebih jauh daripada yang dimungkinkan oleh data (mis. hubungan dianggap sebagai penyebab, data hewan diterapkan pada manusia, efek kecil disajikan sebagai efek besar).
Pertanyaan penelitian: Does milk intake raise circulating IGF-1, and does this mediate an increase in prostate cancer risk?
Pertanyaan penelitian secara rinci (PECO)
- Populasi
- Men (and children for the IGF-1 link)
- Intervensi atau paparan
- Milk/dairy intake; circulating IGF-1
- Pembanding
- Lower intake/levels
- Cakupan geografis
- universal biology
- Luaran
- Serum IGF-1
- Prostate cancer
Hasil studi sebagaimana dilaporkan oleh para penulis. Penilaian kami menyusul di bawah.
Apa yang mendukung klaim ini?
Higher IGF-1 linked to prostate cancer, supported by genetics
Watts EL et al.. Int J Cancer 2021 · PMID 33252839 · DOI 10.1002/ijc.33416 Studi kohortabstrak diperiksabaru ditambahkanUK Biobank and MR: higher IGF-I associated with and genetically linked to prostate cancer.
- Hasil sebenarnya
- HR 1.09 (1.05-1.12) per 5 nmol/L; cis-MR OR 1.34 (1.07-1.68).
- Kualitas metodologis
- high
- Relevansi
- direct for IGF-I -> prostate cancer
- Keterbatasan
- Does not test milk.
Extra dairy helps children build bone
Hidayat K et al.. Adv Nutr 2023 · PMID 37414219 · DOI 10.1016/j.advnut.2023.06.010 Meta-analisisteks lengkap diperiksabaru ditambahkanRCT meta-analysis: dairy supplementation raised serum IGF-I in children.
- Hasil sebenarnya
- Increase reported (magnitude implausible; direction used).
- Kualitas metodologis
- moderate
- Relevansi
- direct for milk -> IGF-I (children)
- Keterbatasan
- Children; unit issue.
Men with higher IGF-1 levels get prostate cancer somewhat more often
Travis RC et al.. Cancer Res 2016 · PMID 26921328 · DOI 10.1158/0008-5472.CAN-15-1551 Meta-analisisabstrak diperiksaIPD of 17 prospective studies: top v bottom IGF-I fifth OR 1.29.
- Hasil sebenarnya
- OR 1.29 (1.16-1.43).
- Kualitas metodologis
- high
- Relevansi
- direct for IGF-I link
- Keterbatasan
- Observational.
Apa yang menentang klaim ini?
Genetic study: milk does not clearly cause prostate cancer but may protect against bowel cancer
Larsson SC et al.. BMC Med 2020 · PMID 33261611 · DOI 10.1186/s12916-020-01839-9 Lainnyaabstrak diperiksabaru ditambahkanMR: genetically proxied milk intake not associated with prostate cancer overall.
- Hasil sebenarnya
- OR 1.01 (0.99-1.02).
- Kualitas metodologis
- moderate
- Relevansi
- direct for the end-to-end chain
- Keterbatasan
- Single instrument.
Review: milk slightly raises IGF-1, which is linked to prostate cancer
Harrison S et al.. Cancer Causes Control 2017 · PMID 28361446 · DOI 10.1007/s10552-017-0883-1 Tinjauan sistematisteks lengkap, penilaian risiko bias terstrukturThe archive's own review: IGF-I not associated with advanced prostate cancer; mediation untested.
- Hasil sebenarnya
- OR 1.04 (0.94-1.14) for advanced (existing).
- Kualitas metodologis
- moderate
- Relevansi
- direct
- Keterbatasan
- Visual estimates.
Apa kata bukti secara keseluruhan?
Penilaian redaksi berdasarkan studi di atas – bukan hasil studi itu sendiri.
Posisi mana yang lebih didukung?
Both links are individually supported (dairy raises IGF-1 modestly; IGF-1 is a likely causal factor for prostate cancer), but evidence that milk-induced IGF-1 changes cause prostate cancer is missing.
Mengapa sebagian studi lebih berbobot
MR on IGF-I strengthens link 2; the null MR for milk weakens the end-to-end chain.
Apakah hubungan sebab-akibat sudah terbukti? Mungkin, belum terbukti Each link plausible; mediation not shown.
Ketidakpastian yang tersisa
Size of diet-induced IGF-1 change in adults; mediation.
Kesimpulan yang dapat dibenarkan
A plausible mechanism, not a demonstrated one; 'calf hormone' wording is rhetorical (the rise reflects the body's own IGF-1).
Mengapa studi-studi tampak saling bertentangan?
Apakah ini bergantung pada negara?
- Efek biologis umum
- Universal endocrine physiology.
Perbedaan antarwilayah yang mengubah kesimpulan tidak didukung oleh data yang kuat.
Pemeriksaan ulang statistik
- CI log-symmetry – OK except rounding in 1.05-1.12. dihitung ulang
- Plausibility of IGF-I effect size – 19.89 nmol/L = ~152 ng/mL: implausible; magnitude not used. dihitung ulang
Kepastian bukti secara keseluruhan (GRADE, disederhanakan)
- Luaran utama
- Prostate cancer mediated by milk-induced IGF-1
- Tingkat awal
- rendah (studi observasional)
- Alasan penurunan tingkat
- indirectness (links tested separately)
- inconsistency (null MR for milk)
- Hasil
- rendah
Penilaian sederhana oleh satu penilai, mengikuti pendekatan GRADE; bukan panel GRADE formal. GRADE menilai kumpulan bukti untuk satu luaran, bukan studi individual.
Pedoman klinis dan pernyataan resmi yang diperiksa
- WCRF/AICR: Meat, fish and dairy products and the risk of cancer (CUP 2018) (2018) · Publikasi asli
Dairy probably protects against colorectal cancer (strong evidence); evidence that dairy (total dairy, milk, cheese, yogurt) increases prostate cancer risk is limited-suggestive; no dairy recommendation made (I-DRY-102).
Strategi penelusuran
Penelusuran literatur yang terdokumentasi untuk tinjauan ini (string pencarian dalam sintaksis asli basis data).
| Basis data | Tanggal | Penelusuran | Mencari | Hasil | Disertakan |
|---|---|---|---|---|---|
| PubMed | 26 Oktober 2026 | ("insulin-like growth factor"[ti] OR IGF-1[ti] OR IGF-I[ti]) AND prostate[ti] AND Mendelian[tiab] | bukti pendukung | 2 | |
| PubMed | 26 Oktober 2026 | (dairy[tiab] OR milk[tiab]) AND (child*[tiab] OR adolescen*[tiab]) AND bone[tiab] AND (meta-analysis[pt] OR systematic review[pt]) | bukti yang menentang | 23 | |
| PubMed | 26 Oktober 2026 | Larsson SC[au] AND milk[ti] AND Mendelian[ti] AND cancer[ti] | bukti yang menentang | 1 |
Pertanyaan terbuka
Mediation analyses; IGF-1 response to dairy in adult men.
Seberapa mendalam ini diperiksa?
5 studi terkait: 2 diperiksa dalam teks lengkap (1 di antaranya dengan penilaian risiko bias terstruktur), 3 berdasarkan abstrak, 0 hanya secara bibliografis. Belum ada penilaian formal oleh dua penilai independen dan belum ada tinjauan pakar manusia yang independen.
Tinjauan ilmiah terakhir: 26 Oktober 2026
Riwayat penilaian
- 25 Oktober 2026 · Fase 1 · Penilaian awal: Sebagian besar benar (sedang)
- 25 Oktober 2026 · Fase 2 (pemeriksaan teks lengkap) · Penilaian diubah: Sebagian besar benar (sedang) → Mungkin benar (rendah)
ft1 flag A-DRY-14 accepted with verdict change MOSTLY_TRUE -> POTENTIALLY_TRUE and certainty moderate -> low. Reason: full text shows the milk-IGF-I effect is a visual (non-pooled) estimate driven by small child trials, IGF-I is not associated with advanced prostate cancer, the authors call the IGF-I-PCa evidence 'not strong', and mediation was not tested; the claim asserts IGF-1 is 'the mechanism' of a dairy-prostate link that is itself rated POTENTIALLY_TRUE/low (C-DRY-04), so a higher rating for the mechanism is inconsistent. Fairness: both component links remain real and plausible. - 26 Oktober 2026 · Fase 4 (tinjauan bukti sistematis) · Diperiksa ulang dengan bukti yang diperluas; penilaian tidak berubah: Mungkin benar (rendah)
Link-level support is stronger (I-DRY-110 MR, I-DRY-103 RCTs), but the end-to-end causal chain remains unsupported (I-DRY-109). Unchanged.
Sumber baru: I-DRY-103 I-DRY-109 I-DRY-110
Dalam bahasa sederhana
Minum lebih banyak susu sedikit meningkatkan kadar hormon pertumbuhan yang disebut IGF-1 dalam darah, dan laki-laki dengan kadar IGF-1 lebih tinggi agak lebih mungkin terkena kanker prostat. Tinjauan yang dikutip arsip sendiri menilai bukti untuk kedua kaitan itu sedang, tetapi menyatakan bahwa kaitan kedua 'tidak kuat' dan tidak menemukan kaitan dengan kanker prostat stadium lanjut. Belum terbukti bahwa IGF-1 adalah penghubung antara produk susu dan kanker prostat. Keju, yang diperbolehkan sistem ini, kaya akan protein susu yang sama.
Studi tentang klaim ini
Studi yang mendukung klaim (4)
-
Review: milk slightly raises IGF-1, which is linked to prostate cancer
Harrison S et al.. Cancer Causes Control 2017 · PMID 28361446 · DOI 10.1007/s10552-017-0883-1Tinjauan sistematisdikutip oleh arsip Tayebatteks lengkap, penilaian risiko bias terstruktur★ studi kunciIGF-I +0.10 SD per SD of milk; prostate cancer OR 1.09 per SD IGF-I.
Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Ya · Kualitas metodologis: tinggi · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim
Publikasi asli · Rincian ilmiah
Penjelasan studi secara sederhana
- Apa yang ingin diketahui para peneliti?
Test the IGF pathway.
- Bagaimana studi ini dilakukan?
Systematic review of 172 studies.
- Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?
Humans and animals.
- Apa yang sebenarnya ditemukan?
Moderate evidence for both links, but small effects; IGF-I not associated with advanced prostate cancer.
- Seberapa besar efek yang teramati?
OR 1.09 (1.03-1.16) per SD IGF-I.
- Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?
A small, plausible mechanism.
- Apa keterbatasan studi ini?
Inference across separate studies; milk-IGF effect only visually estimated; search to 2014.
- Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?
Supports the mechanism claim, not the size of harm.
- Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?
Moderate.
- Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?
That milk causes prostate cancer; the size of any milk-related risk via IGF-1.
-
Men with higher IGF-1 levels get prostate cancer somewhat more often
Travis RC et al.. Cancer Res 2016 · PMID 26921328 · DOI 10.1158/0008-5472.CAN-15-1551Meta-analisispemeriksaan silang independenabstrak diperiksaTop vs bottom fifth: OR 1.29.
Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Ya · Kualitas metodologis: tinggi · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim
Publikasi asli · Rincian ilmiah
Penjelasan studi secara sederhana
- Apa yang ingin diketahui para peneliti?
IGF and prostate cancer.
- Bagaimana studi ini dilakukan?
IPD meta-analysis.
- Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?
10,554 cases.
- Apa yang sebenarnya ditemukan?
IGF-I associated.
- Seberapa besar efek yang teramati?
OR 1.29 (1.16-1.43).
- Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?
A real but moderate link.
- Apa keterbatasan studi ini?
Does not test milk.
- Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?
Supports mechanism half.
- Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?
High.
- Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?
That milk causes cancer.
-
Higher IGF-1 linked to prostate cancer, supported by genetics
Watts EL et al.. Int J Cancer 2021 · PMID 33252839 · DOI 10.1002/ijc.33416Studi kohortpemeriksaan silang independenabstrak diperiksaPer 5 nmol/L IGF-I: 9% higher diagnosis risk; genetic analysis OR 1.34.
IGF-I -> prostate cancer supported by cohort and MR.
Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Sebagian · Kualitas metodologis: tinggi · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim
Publikasi asli · Rincian ilmiah
Penjelasan studi secara sederhana
- Apa yang ingin diketahui para peneliti?
Test hormones and prostate cancer.
- Bagaimana studi ini dilakukan?
Cohort plus MR.
- Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?
About 200,000 men.
- Apa yang sebenarnya ditemukan?
IGF-I and free testosterone linked to higher risk.
- Seberapa besar efek yang teramati?
HR 1.09 per 5 nmol/L.
- Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?
IGF-1 is a plausible prostate cancer factor.
- Apa keterbatasan studi ini?
Does not test milk.
- Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?
Supports one link of the mechanism.
- Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?
UK data.
- Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?
Cannot show that milk-induced IGF-1 causes cancer.
-
Extra dairy helps children build bone
Hidayat K et al.. Adv Nutr 2023 · PMID 37414219 · DOI 10.1016/j.advnut.2023.06.010Meta-analisispemeriksaan silang independenteks lengkap diperiksa★ studi kunciIn 21 trials, children given extra dairy gained about 2-4% more bone mineral and grew slightly taller.
RCT evidence that dairy raises IGF-I (in children; magnitude unreliable).
Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Tidak · Kualitas metodologis: sedang · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim
Publikasi asli · Rincian ilmiah
Penjelasan studi secara sederhana
- Apa yang ingin diketahui para peneliti?
Test whether extra dairy improves children's bones.
- Bagaimana studi ini dilakukan?
Meta-analysis of randomised trials.
- Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?
21 trials, children 3-18 years.
- Apa yang sebenarnya ditemukan?
More bone mineral (about 2-4%), slightly more height, higher IGF-I.
- Seberapa besar efek yang teramati?
Whole-body BMC +25 g (+3%).
- Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?
Milk and other dairy help growing bones; removing them needs a calcium plan.
- Apa keterbatasan studi ini?
Bone density is a surrogate; some authors work for a dairy company.
- Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?
Contradicts the idea that milk is harmful for children; confirms that dairy raises IGF-I.
- Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?
Applies everywhere.
- Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?
Cannot show fewer fractures later in life.
Tidak ada studi dalam kelompok ini yang ditandai sebagai studi kunci.
Studi yang membantah atau membatasi klaim (1)
-
Genetic study: milk does not clearly cause prostate cancer but may protect against bowel cancer
Larsson SC et al.. BMC Med 2020 · PMID 33261611 · DOI 10.1186/s12916-020-01839-9Lainnyapemeriksaan silang independenabstrak diperiksa★ studi kunciProstate OR 1.01 (0.99-1.02) per milk allele; colorectal 0.95.
If milk raised prostate cancer via IGF-1, a genetic milk effect would be expected; overall none found.
Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Tidak · Kualitas metodologis: sedang · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim
Publikasi asli · Rincian ilmiah
Penjelasan studi secara sederhana
- Apa yang ingin diketahui para peneliti?
Test cause and effect using genes linked to milk drinking.
- Bagaimana studi ini dilakukan?
Mendelian randomisation.
- Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?
Hundreds of thousands of Europeans.
- Apa yang sebenarnya ditemukan?
No overall prostate effect; lower bowel cancer.
- Seberapa besar efek yang teramati?
Prostate OR 1.01.
- Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?
Milk is unlikely to be a strong cause of prostate cancer.
- Apa keterbatasan studi ini?
Instrument limits; milk only.
- Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?
Weakens the causal claim.
- Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?
European data.
- Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?
Cannot exclude a small effect.
Tidak ada studi dalam kelompok ini yang ditandai sebagai studi kunci.
Studi dengan hasil campuran atau tidak jelas (0)
Tidak ada studi dalam kelompok ini.
Konteks wilayah
Jerman / UE
Not a basis for official recommendations to avoid dairy.
Mesir
No data.
Apa yang berlaku di negara saya?
Penilaian ilmiah umum
Mungkin benar Susu sedikit meningkatkan IGF-1 dan IGF-1 berhubungan lemah dengan kanker prostat; ini adalah mekanisme yang masuk akal tetapi belum terbukti, bukan bukti adanya bahaya.
Bidang keamanan pangan berikut relevan dengan pernyataan ini:
- Obat hewan dan antibiotik
- Hormon pemacu pertumbuhan
- Cemaran (logam berat, PFAS, PCB, dioksin, nitrat)
- Mikotoksin (racun jamur)
- Pengawasan, impor, penarikan produk, pelabelan
Produk susu
Pilih negara untuk melihat informasi yang telah diperiksa untuk negara tersebut.
Batasan: aturan hukum menggambarkan apa yang diizinkan, bukan apa yang terkandung dalam setiap makanan. Data pengukuran berasal dari sampel dan hanya bermakna bersama rincian metodenya.
Negara tempat tinggal atau pembelian Bandingkan dengan negara lain
Referensi
- Does milk intake promote prostate cancer initiation or progression via effects on insulin-like growth factors (IGFs)? A systematic review and meta-analysis.. Harrison S et al.. Cancer Causes Control 2017 · PMID 28361446 · DOI 10.1007/s10552-017-0883-1
- A Meta-analysis of Individual Participant Data Reveals an Association between Circulating Levels of IGF-I and Prostate Cancer Risk.. Travis RC et al.. Cancer Res 2016 · PMID 26921328 · DOI 10.1158/0008-5472.CAN-15-1551
- Circulating insulin-like growth factor-I, total and free testosterone concentrations and prostate cancer risk in 200 000 men in UK Biobank.. Watts EL et al.. Int J Cancer 2021 · PMID 33252839 · DOI 10.1002/ijc.33416
- The Effects of Dairy Product Supplementation on Bone Health Indices in Children Aged 3 to 18 Years: A Meta-Analysis of Randomized Controlled Trials.. Hidayat K et al.. Adv Nutr 2023 · PMID 37414219 · DOI 10.1016/j.advnut.2023.06.010
- Genetically proxied milk consumption and risk of colorectal, bladder, breast, and prostate cancer: a two-sample Mendelian randomization study.. Larsson SC et al.. BMC Med 2020 · PMID 33261611 · DOI 10.1186/s12916-020-01839-9