Telur komersial membawa residu antibiotik yang membahayakan kesehatan.
Pernyataan asli
والسالمونيلا وبقايا المضادات الحيوية
kata demi kata sesuai sumber. Terjemahan oleh proyek; rumusan bahasa Arab yang menjadi acuan.
Terjemahan
Telur komersial membawa residu antibiotik yang membahayakan kesehatan.
Asal
- Status sumber
- Redaksi arsip
- Atribusi
- Archive editors (not Elawady)
- Asal
- https://eltayebat.com/rule/industrial-eggs/
- Ketidakpastian atribusi
- Narrative and study selection written by the archive operators; the archive states the forbidden section is documented independently of Dr. Diaa's words.
- Efek kesehatan yang diklaim
Unspecified harm from antibiotic residues.
- Populasi yang dimaksud
general population (not specified)
- Batasan geografis oleh Elawady
none found
Penilaian ilmiah
Mungkin salah – Bukti yang tersedia cenderung menentang pernyataan ini, tetapi belum meyakinkan.
Tingkat kepastian bukti: rendah – Penelitian lebih lanjut kemungkinan besar akan mengubah penilaian secara bermakna.
1. Apa yang diklaim?
Eggs carry antibiotic residues.
2. Apa yang terbukti benar?
Antibiotics are used in laying hens, and residues occur when withdrawal periods are not respected. In Aswan (Egypt), 12% of conventional egg yolks and 8% of whites tested positive in a screening test, while organic eggs were negative (I-EGG-127). Chinese national data estimate that 0.8-2.2% of eggs are contaminated, more often from untraceable sources (I-EGG-128).
3. Apa yang salah atau dilebih-lebihkan?
The archive's cited review (Donoghue 2003) states that US poultry foods 'are very safe and meet the highest standards' and does not document harmful residue levels. Screening tests show presence, not dose. The best available exposure assessment found that most estimated daily intakes from eggs were well below toxicological acceptable daily intakes; the main concern was that enrofloxacin exposure in some Chinese regions exceeded the microbiological ADI relevant to antibiotic resistance (I-EGG-128). No study shows that residues in eggs have harmed consumers' health.
4. Apa yang masih belum jelas?
Residue frequency in Egyptian eggs (not reviewed); contribution of residues to resistance selection in humans.
5. Studi mana yang mendukungnya?
None specific to eggs in this review.
6. Studi mana yang membantahnya?
7. Apa yang berlaku untuk Jerman dan Eropa?
EU MRL system and residue monitoring apply [EU monitoring results not fetched for this review].
8. Apa yang diketahui tentang Mesir?
A 2023 study in Aswan found antimicrobial residues in 12% of conventional egg yolks by a qualitative screening method (no concentrations; I-EGG-127). A 2026 Egyptian study found residues of enrofloxacin, oxytetracycline and sulfadimidine in many chicken tissue samples, with many above MRLs, but hazard quotients indicated no significant health risk (I-CHK-12).
9. Kesimpulan praktis apa yang tepat?
Residu adalah masalah regulasi dan penegakan aturan; tidak ada bukti dalam arsip bahwa residu dalam telur menimbulkan bahaya.
Rincian penilaian
- Alasan tingkat kepastian bukti
- Kualitas sumber
Archive summary; cited source contradicts the claim.
- Keteralihan ke wilayah lain
Residue control depends strongly on enforcement of withdrawal periods; EU uses maximum residue limits and national residue monitoring plans; Egyptian data on chicken meat show frequent MRL exceedances.
- Pengecualian individual
People with allergy to specific antibiotics (e.g., penicillins) are a theoretical concern at high residue levels.
- Cakupan wilayah klaim
- bergantung pada kondisi produksi
- Terakhir ditinjau
- 26 Oktober 2026 sementara
Bukti ilmiah secara rinci
Ditafsirkan berlebihan – Ada temuan yang nyata, tetapi klaim ini menarik kesimpulan lebih jauh daripada yang dimungkinkan oleh data (mis. hubungan dianggap sebagai penyebab, data hewan diterapkan pada manusia, efek kecil disajikan sebagai efek besar).
Pertanyaan penelitian: Do commercial eggs carry antibiotic residues at levels that harm consumers' health?
Pertanyaan penelitian secara rinci (PECO)
- Populasi
- Consumers of commercial eggs
- Intervensi atau paparan
- Antibiotic residues in eggs
- Pembanding
- MRLs, ADIs (toxicological and microbiological)
- Cakupan geografis
- production- and enforcement-dependent
- Luaran
- residue occurrence
- dietary exposure vs ADI
- health effects
Hasil studi sebagaimana dilaporkan oleh para penulis. Penilaian kami menyusul di bawah.
Apa yang mendukung klaim ini?
Some conventional eggs in Aswan contained antibiotic residues
Zakaria AM et al.. Open Vet J 2023 · PMID 37304600 · DOI 10.5455/OVJ.2023.v13.i5.4 Studi pengukuran / residuabstrak diperiksabaru ditambahkanAswan (Egypt) market eggs: residues detected in conventional, not organic, eggs.
- Hasil sebenarnya
- 12% of conventional yolks, 8% of whites positive (disc diffusion); 0/200 organic.
- Kualitas metodologis
- low (qualitative screening)
- Relevansi
- direct for occurrence in Egypt
- Keterbatasan
- No concentrations or MRL comparison.
Antibiotic residues in Chinese eggs: mostly below safety limits
Wang Z et al.. J Hazard Mater 2026 · PMID 41833166 · DOI 10.1016/j.jhazmat.2026.141724 Kajian risikoabstrak diperiksabaru ditambahkanChina national data: enrofloxacin exposure from eggs exceeded the microbiological ADI in some regions.
- Hasil sebenarnya
- Contamination probability 0.8-2.2%; enrofloxacin 0.20 ug/kg bw/day.
- Kualitas metodologis
- moderate (model-based)
- Relevansi
- direct for exposure
- Keterbatasan
- China-specific.
Apa yang menentang klaim ini?
Antibiotic residues in Chinese eggs: mostly below safety limits
Wang Z et al.. J Hazard Mater 2026 · PMID 41833166 · DOI 10.1016/j.jhazmat.2026.141724 Kajian risikoabstrak diperiksabaru ditambahkanSame study: most estimated daily intakes well below toxicological ADIs.
- Hasil sebenarnya
- Most EDIs well below toxicological ADIs.
- Kualitas metodologis
- moderate
- Relevansi
- direct
- Keterbatasan
- As above.
EU veterinary drug residues 2023
EFSA. EFSA news 2025 Studi pengukuran / residuabstrak diperiksaEU 2023 residue monitoring: very low non-compliance across food-producing animals and products.
- Hasil sebenarnya
- 0.11% non-compliant (602/548,194).
- Kualitas metodologis
- high (official monitoring)
- Relevansi
- direct for EU supply
- Keterbatasan
- Not egg-specific in this summary.
US review: antibiotic residues in poultry and eggs
Donoghue DJ. Poult Sci 2003 · PMID 12710482 · DOI 10.1093/ps/82.4.618 Tinjauan naratifabstrak diperiksaThe archive's own source (2003 review) describes residue control and states US poultry foods are very safe.
- Hasil sebenarnya
- Narrative statement.
- Kualitas metodologis
- low (narrative review)
- Relevansi
- indirect
- Keterbatasan
- Old, US-specific.
Apa kata bukti secara keseluruhan?
Penilaian redaksi berdasarkan studi di atas – bukan hasil studi itu sendiri.
Posisi mana yang lebih didukung?
Antibiotic residues do occur in a minority of commercial eggs, more often where withdrawal periods are not respected and traceability is weak (including Egyptian market data). Measured exposures are mostly below toxicological limits; the more plausible concern is selection of antimicrobial resistance, not direct poisoning.
Mengapa sebagian studi lebih berbobot
Quantitative exposure assessments and official monitoring outweigh qualitative screening studies for the harm question; screening studies are adequate for occurrence.
Apakah hubungan sebab-akibat sudah terbukti? Belum terbukti No study links egg residues to health effects in consumers.
Ketidakpastian yang tersisa
Quantitative residue levels in Egyptian eggs; contribution to human antimicrobial resistance.
Kesimpulan yang dapat dibenarkan
Occurrence is real in some settings; harm to health from residues in eggs is not demonstrated.
Mengapa studi-studi tampak saling bertentangan?
Screening studies (high positivity) vs exposure assessments (low risk): they measure different things (presence vs dose).
Apakah ini bergantung pada negara?
- Efek biologis umum
- Residues depend on drug use and withdrawal periods.
- Kebiasaan makan
- Not relevant.
- Asal makanan
- Untraceable sources have higher non-compliance (China data).
- Cemaran
- Antimicrobial residues.
- Kondisi produksi nasional
- Egyptian market data show residues in conventional eggs (screening).
- Aturan hukum
- EU MRLs (Regulation 37/2010) and monitoring; Egyptian enforcement not reviewed.
- Data pemantauan sebenarnya
- EU 0.11% non-compliance (all products); Egypt: one governorate screening study.
Perbedaan antarwilayah didukung oleh data yang kuat.
Pemeriksaan ulang statistik
- Proportion and CI; method limitation – 24/200 = 12% (8.2-17.2%) vs 0/200; Fisher p = 5.7e-08. Disc diffusion is qualitative; no exposure or risk calculable. dihitung ulang
Kepastian bukti secara keseluruhan (GRADE, disederhanakan)
- Luaran utama
- Health harm from antibiotic residues in eggs
- Tingkat awal
- rendah (studi observasional)
- Alasan penurunan tingkat
- indirectness
- imprecision
- Hasil
- rendah
Penilaian sederhana oleh satu penilai, mengikuti pendekatan GRADE; bukan panel GRADE formal. GRADE menilai kumpulan bukti untuk satu luaran, bukan studi individual.
Strategi penelusuran
Penelusuran literatur yang terdokumentasi untuk tinjauan ini (string pencarian dalam sintaksis asli basis data).
| Basis data | Tanggal | Penelusuran | Mencari | Hasil | Disertakan |
|---|---|---|---|---|---|
| Europe PMC | 26 Oktober 2026 | (TITLE:egg* OR TITLE:"table eggs") AND (Egypt* OR Egyptian) AND (TITLE:"heavy metal*" OR TITLE:lead OR TITLE:cadmium OR TITLE:dioxin* OR TITLE:pesticide* OR TITLE:residue* OR TITLE:aflatoxin*) | kedua arah | 24 | |
| PubMed | 26 Oktober 2026 | Salmonella[ti] AND (laying hen*[ti] OR layer*[ti] OR egg*[ti]) AND (housing[tiab] OR cage*[tiab]) AND (meta-analysis[pt] OR systematic review[pt] OR risk factor*[ti]) | kedua arah | 11 | |
| Europe PMC | 26 Oktober 2026 | (TITLE:"antibiotic residue*" OR TITLE:"antimicrobial residue*" OR TITLE:"veterinary drug residue*") AND TITLE:egg* AND (TITLE:"systematic review" OR TITLE:"meta-analysis" OR TITLE:"risk assessment" OR TITLE:"health risk") | bukti pendukung | 0 | |
| Europe PMC | 26 Oktober 2026 | TITLE:egg* AND (TITLE:antibiotic* OR TITLE:tetracycline* OR TITLE:quinolone* OR TITLE:sulfonamide* OR TITLE:antimicrobial*) AND (TITLE:residue*) AND ("hazard quotient" OR "estimated daily intake" OR "acceptable daily intake" OR "dietary exposure") | bukti yang menentang | 3 |
Pertanyaan terbuka
Quantitative residue and exposure data for Egyptian eggs.
Seberapa mendalam ini diperiksa?
6 studi terkait: 1 diperiksa dalam teks lengkap (1 di antaranya dengan penilaian risiko bias terstruktur), 5 berdasarkan abstrak, 0 hanya secara bibliografis. Belum ada penilaian formal oleh dua penilai independen dan belum ada tinjauan pakar manusia yang independen.
Tinjauan ilmiah terakhir: 26 Oktober 2026
Riwayat penilaian
- 25 Oktober 2026 · Fase 1 · Penilaian awal: Mungkin salah (rendah)
- 26 Oktober 2026 · Fase 4 (tinjauan bukti sistematis) · Diperiksa ulang dengan bukti yang diperluas; penilaian tidak berubah: Mungkin salah (rendah)
Egyptian market data now document residue occurrence in conventional eggs, which supports the factual part; but no new evidence shows health harm, and the best exposure assessment found intakes mostly below toxicological limits. The verdict on the claim as stated (residues that harm health) stays POTENTIALLY_FALSE.
Sumber baru: I-EGG-127 I-EGG-128 I-EGG-129
Dalam bahasa sederhana
Arsip menyatakan bahwa telur mengandung residu antibiotik. Satu-satunya studi yang dikutipnya tentang topik ini adalah tinjauan di Amerika Serikat yang menyatakan bahwa makanan dari unggas diawasi dan sangat aman. Residu dapat terjadi ketika peternak tidak menunggu cukup lama setelah mengobati ayam, sehingga pengawasan itu penting, terutama di negara-negara dengan penegakan aturan yang lebih lemah. Namun, tidak ada bukti yang disajikan bahwa residu dalam telur membahayakan konsumen.
Studi tentang klaim ini
Studi yang mendukung klaim (2)
-
Some conventional eggs in Aswan contained antibiotic residues
Zakaria AM et al.. Open Vet J 2023 · PMID 37304600 · DOI 10.5455/OVJ.2023.v13.i5.4Studi pengukuran / residupemeriksaan silang independenabstrak diperiksa12% of conventional egg yolks tested positive in a screening test; organic eggs were all negative.
12% of conventional egg yolks in Aswan positive for antimicrobial residues (screening); organic 0%.
Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Sebagian · Kualitas metodologis: rendah · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim
Publikasi asli · Rincian ilmiah
Penjelasan studi secara sederhana
- Apa yang ingin diketahui para peneliti?
Screen Egyptian eggs for residues.
- Bagaimana studi ini dilakukan?
Market sampling, disc diffusion screening.
- Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?
400 eggs.
- Apa yang sebenarnya ditemukan?
Residues in 12% of conventional yolks.
- Seberapa besar efek yang teramati?
12% vs 0%.
- Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?
Residues occur in Egypt; enforcement of withdrawal periods matters.
- Apa keterbatasan studi ini?
Qualitative test; no concentrations.
- Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?
Supports occurrence, not harm.
- Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?
Low.
- Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?
It cannot show health damage.
-
One farm's eggs often contained antibiotic residues
Sornplang P et al.. Vet World 2022 · PMID 35497971 · DOI 10.14202/vetworld.2022.543-550Studi potong lintangpemeriksaan silang independenabstrak diperiksaOn a single farm, streptomycin residues were found in 36% of egg yolks by screening test.
Single farm: residues in egg yolks (streptomycin 36%) linked to withdrawal-time problems; screening only.
Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Sebagian · Kualitas metodologis: rendah · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim
Publikasi asli · Rincian ilmiah
Penjelasan studi secara sederhana
- Apa yang ingin diketahui para peneliti?
Study Salmonella and residues on a layer farm.
- Bagaimana studi ini dilakukan?
Repeated sampling on one farm.
- Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?
488 samples; 144 eggs.
- Apa yang sebenarnya ditemukan?
Frequent residues; Salmonella in the environment.
- Seberapa besar efek yang teramati?
Streptomycin 36.1%.
- Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?
Bad farm practice can leave residues; it shows why controls are needed.
- Apa keterbatasan studi ini?
One farm; screening test.
- Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?
Supports occurrence under poor practice.
- Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?
Low.
- Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?
It cannot show consumer harm or typical levels.
Tidak ada studi dalam kelompok ini yang ditandai sebagai studi kunci.
Studi yang membantah atau membatasi klaim (2)
-
US review: antibiotic residues in poultry and eggs
Donoghue DJ. Poult Sci 2003 · PMID 12710482 · DOI 10.1093/ps/82.4.618Tinjauan naratifdikutip oleh arsip Tayebatabstrak diperiksaThe author says US poultry foods are monitored and very safe.
Commercial eggs carry antibiotic residues that harm health.
Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Tidak · Kualitas metodologis: rendah · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim
Publikasi asli · Rincian ilmiah
Penjelasan studi secara sederhana
- Apa yang ingin diketahui para peneliti?
Are antibiotic residues in poultry tissues and eggs a human health concern?
- Bagaimana studi ini dilakukan?
Narrative review of US federal oversight of antibiotic residues in poultry
- Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?
Not applicable; US poultry supply
- Apa yang sebenarnya ditemukan?
Describes FDA/USDA approval, tolerance setting and monitoring; states that US foods including poultry are very safe and meet the highest standards.
- Seberapa besar efek yang teramati?
Not applicable
- Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?
Residue monitoring exists to keep drug levels below safe limits.
- Apa keterbatasan studi ini?
Narrative, 2003; No data in abstract; US only
- Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?
Contradicts the archive claim.
- Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?
Moderate (similar MRL principle).
- Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?
Cannot tell residue levels in other countries.
-
EU veterinary drug residues 2023
EFSA. EFSA news 2025Studi pengukuran / residupemeriksaan silang independenabstrak diperiksaOnly 0.11% of over half a million samples were non-compliant.
Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Tidak · Kualitas metodologis: tinggi · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim
Publikasi asli · Rincian ilmiah
Penjelasan studi secara sederhana
- Apa yang ingin diketahui para peneliti?
Monitor vet residues.
- Bagaimana studi ini dilakukan?
EU plans.
- Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?
548,194 samples.
- Apa yang sebenarnya ditemukan?
0.11% non-compliant.
- Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?
Rare violations in EU.
- Apa keterbatasan studi ini?
News page only.
- Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?
Contradicts 'contaminated meat' for EU.
- Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?
High.
Tidak ada studi dalam kelompok ini yang ditandai sebagai studi kunci.
Studi dengan hasil campuran atau tidak jelas (2)
-
Antibiotic residues in Egyptian chicken
Noah SM et al.. Sci Rep 2026 · PMID 42527435 · DOI 10.1038/s41598-026-63227-2Studi pengukuran / residupemeriksaan silang independenteks lengkap, penilaian risiko bias terstruktur★ studi kunciMany chicken samples had antibiotic residues above legal limits, especially in liver, but estimated health risk was low.
Commercial eggs carry antibiotic residues that harm health.
Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Sebagian · Kualitas metodologis: sedang · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim
Publikasi asli · Rincian ilmiah
Penjelasan studi secara sederhana
- Apa yang ingin diketahui para peneliti?
Antibiotic residues in chicken tissues and consumer risk
- Bagaimana studi ini dilakukan?
Cross-sectional residue survey (HPLC) with risk assessment
- Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?
180 samples (60 breast, 60 thigh, 60 liver); Chicken tissues from poultry shops
- Apa yang sebenarnya ditemukan?
Detected: enrofloxacin 51.67%, oxytetracycline 71.67%, sulfadimidine 16.67%; of positives, 54.84%, 55.81% and 70% exceeded MRLs. Liver had highest levels (e.g., oxytetracycline mean 10,625 ug/kg). EDI 0.012-0.590 ug/kg bw/day; HQ 0.0002-0.050, indicating no significant health risk.
- Seberapa besar efek yang teramati?
Descriptive; HQ
- Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?
Withdrawal periods are not always respected in some Egyptian supply chains.
- Apa keterbatasan studi ini?
One city; unclear shop selection; no confirmatory LC-MS/MS; risk estimate uses average levels and intakes only; eggs not studied.
- Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?
Supports residue concern in Egypt; not toxicity.
- Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?
Low (Egypt).
- Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?
Cannot generalise nationwide.
-
Antibiotic residues in Chinese eggs: mostly below safety limits
Wang Z et al.. J Hazard Mater 2026 · PMID 41833166 · DOI 10.1016/j.jhazmat.2026.141724Kajian risikopemeriksaan silang independenabstrak diperiksa0.8-2.2% of eggs were contaminated; intakes were mostly below toxic thresholds, but one antibiotic exceeded the limit for resistance effects in some regions.
Contamination 0.8-2.2%; intakes mostly below toxicological ADIs; enrofloxacin above microbiological ADI in some regions.
Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Sebagian · Kualitas metodologis: sedang · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim
Publikasi asli · Rincian ilmiah
Penjelasan studi secara sederhana
- Apa yang ingin diketahui para peneliti?
Estimate exposure to egg residues.
- Bagaimana studi ini dilakukan?
Bayesian modelling of national data.
- Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?
National monitoring 2015-2022.
- Apa yang sebenarnya ditemukan?
Low contamination; mostly safe exposure; resistance concern for enrofloxacin.
- Seberapa besar efek yang teramati?
Enrofloxacin 0.20 ug/kg bw/day.
- Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?
Residues are a monitoring problem more than a direct poison risk.
- Apa keterbatasan studi ini?
Model-based.
- Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?
Partly supports concern, not general harm.
- Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?
Moderate.
- Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?
It cannot show disease in consumers.
Tidak ada studi dalam kelompok ini yang ditandai sebagai studi kunci.
Konteks wilayah
Jerman / UE
EU MRL system and residue monitoring apply [EU monitoring results not fetched for this review].
Mesir
A 2023 study in Aswan found antimicrobial residues in 12% of conventional egg yolks by a qualitative screening method (no concentrations; I-EGG-127). A 2026 Egyptian study found residues of enrofloxacin, oxytetracycline and sulfadimidine in many chicken tissue samples, with many above MRLs, but hazard quotients indicated no significant health risk (I-CHK-12).
- Food-safety governance and official controls
- Pesticide residues in fruit and vegetables on the EU/German market (incl. imports from Egypt)
- Pesticide residues in produce sold on the Egyptian domestic market
- Antibiotic (veterinary drug) residues in poultry meat and eggs
- Antimicrobial use in food animals and antibiotic growth promoters
- Hormones in poultry, meat, milk and farmed fish
- Salmonella in laying hens, eggs and broiler chicken
- Dioxins, PCBs and PFAS in eggs and other animal foods
- Aflatoxin M1 in milk and dairy products
- Aflatoxins in groundnuts (peanuts)
- Heavy metals in fish
- Farmed fish (aquaculture): drugs, water source and controls
- Import controls and the meaning of RASFF notifications for Egyptian products
Apa yang berlaku di negara saya?
Penilaian ilmiah umum
Mungkin salah Residu terdapat pada sebagian telur komersial, termasuk di Mesir, tetapi tidak ada bukti bahwa residu ini membahayakan kesehatan konsumen pada kadar yang terukur; masalah utamanya adalah penegakan aturan dan resistansi antibiotik.
Bidang keamanan pangan berikut relevan dengan pernyataan ini:
- Pestisida dan residu pestisida
- Obat hewan dan antibiotik
- Hormon pemacu pertumbuhan
- Cemaran (logam berat, PFAS, PCB, dioksin, nitrat)
- Patogen (Salmonella, Campylobacter, dll.)
- Peternakan dan pakan
- Pengawasan, impor, penarikan produk, pelabelan
Telur · Unggas · Produk susu · Ikan dan hasil laut · Daging merah · Buah dan sayuran
Pilih negara untuk melihat informasi yang telah diperiksa untuk negara tersebut.
Batasan: aturan hukum menggambarkan apa yang diizinkan, bukan apa yang terkandung dalam setiap makanan. Data pengukuran berasal dari sampel dan hanya bermakna bersama rincian metodenya.
Negara tempat tinggal atau pembelian Bandingkan dengan negara lain
Referensi
- Monitoring antimicrobial residues in table eggs in Aswan governorate markets and their impact on egg quality and public health.. Zakaria AM et al.. Open Vet J 2023 · PMID 37304600 · DOI 10.5455/OVJ.2023.v13.i5.4
- Risk factors associated with Salmonella prevalence, its antibiotic resistance, and egg antibiotic residues in the layer farming environment.. Sornplang P et al.. Vet World 2022 · PMID 35497971 · DOI 10.14202/vetworld.2022.543-550
- Antibiotic residues in poultry tissues and eggs: human health concerns?. Donoghue DJ. Poult Sci 2003 · PMID 12710482 · DOI 10.1093/ps/82.4.618
- Report for 2023 on the results from the monitoring of veterinary medicinal product residues and other substances in live animals and animal products (EFSA news: 'Veterinary drug residues in food - non-compliance stays low in 2023'). EFSA. EFSA news 2025
- Health risk assessment of enrofloxacin, oxytetracycline, and sulfadimidine residues in broiler chicken carcasses marketed in Mit Ghamr, Egypt.. Noah SM et al.. Sci Rep 2026 · PMID 42527435 · DOI 10.1038/s41598-026-63227-2
- Dietary exposure to antimicrobial residues in eggs: Traceability-driven risk heterogeneity and national monitoring optimization in China.. Wang Z et al.. J Hazard Mater 2026 · PMID 41833166 · DOI 10.1016/j.jhazmat.2026.141724