Salmon Atlantik budi daya dari Eropa utara sebaiknya dimakan tidak lebih dari sekali setiap lima bulan agar tetap di bawah ambang risiko kanker yang dapat diterima (dan, menurut kartu arsip untuk Foran 2005, salmon budi daya yang tercemar dioksin kurang dari sekali sebulan).
Pernyataan asli
المستهلك الذي يأكل سلموناً مستزرعاً من شمال أوروبا يجب ألاّ يتجاوز وجبة واحدة كلّ خمسة أشهر إذا أراد البقاء تحت سقف خطر السرطان المقبول
kata demi kata sesuai sumber. Terjemahan oleh proyek; rumusan bahasa Arab yang menjadi acuan.
Terjemahan
Salmon Atlantik budi daya dari Eropa utara sebaiknya dimakan tidak lebih dari sekali setiap lima bulan agar tetap di bawah ambang risiko kanker yang dapat diterima (dan, menurut kartu arsip untuk Foran 2005, salmon budi daya yang tercemar dioksin kurang dari sekali sebulan).
Asal
- Status sumber
- Redaksi arsip
- Atribusi
- Archive editors (eltayebat.com)
- Asal
- https://eltayebat.com/rule/farmed-fish/
- Ketidakpastian atribusi
- Archive editorial narrative and featured-study cards, written by the archive operators; study selection is the archive's, not necessarily Elawady's.
- Mekanisme yang diklaim
Cancer risk from organochlorine mixtures and dioxins.
- Efek kesehatan yang diklaim
Elevated cancer risk above 1 in 100,000.
- Populasi yang dimaksud
Adults
- Batasan geografis oleh Elawady
none found
Penilaian ilmiah
Sebagian besar salah – Bagian-bagian penting dari pernyataan ini tidak didukung oleh bukti atau sangat dilebih-lebihkan.
Tingkat kepastian bukti: sedang – Penelitian lebih lanjut masih dapat memengaruhi penilaian.
1. Apa yang diklaim?
That health-based limits for northern European farmed salmon allow only one meal every five months.
2. Apa yang terbukti benar?
Huang et al. 2006 (A-FSH-07) did report 'at most one meal every 5 months' for northern European farmed salmon, using US EPA cancer slope factors and a 1-in-100,000 risk level. Foran et al. 2005 (A-FSH-04; full text read) reported that to limit dioxin-like intake to 20% above US background, Scottish, Faroese and Norwegian farmed salmon was < 1 meal/month.
3. Apa yang salah atau dilebih-lebihkan?
The archive turns a conservative screening calculation into consumption advice without context. In the same Foran 2005 paper (full text), using the WHO TDI (1 pg TEQ/kg/day) as criterion, northern European farmed salmon allowed generally < 4 meals/month, not < 1. Huang 2006 itself states that 'even wild Pacific salmon triggered advisories of between one and less than five meals per month' under the same method, so the method restricts almost all salmon. Using 2011 Norwegian data and the TWI then in force (SCF 2001: 14 pg TEQ/kg bw/week), more than 1.3 kg farmed salmon per week would have been needed to reach the TWI for dioxins and dioxin-like PCBs (A-FSH-21). EFSA lowered this TWI to 2 pg TEQ/kg bw/week in 2018 (I-FSH-17); by simple proportion (our approximation, not calculated in the study) the corresponding amount would be roughly one seventh, i.e. somewhat under 200 g per week if salmon were the only source - still far more than one meal every five months, but 1.3 kg/week should not be cited as a current safe intake. The same group's benefit-risk paper (A-FSH-05) concluded that the risk is 'partially offset' by omega-3 benefits. Mozaffarian & Rimm (I-FSH-03) concluded that benefits of modest fish intake exceed risks for adults.
4. Apa yang masih belum jelas?
Exact meal limits under the stricter 2018 EFSA TWI (2 pg TEQ/kg bw/week) for current salmon were not found in the sources read; the simple-proportion estimate ignores other dietary sources, which EFSA notes already bring average European exposure above the TWI (I-FSH-17).
5. Studi mana yang mendukungnya?
6. Studi mana yang membantahnya?
7. Apa yang berlaku untuk Jerman dan Eropa?
EFSA lowered the dioxin TWI to 2 pg TEQ/kg bw/week in 2018 and noted that average European exposure from all foods exceeds it (I-FSH-17). This is a whole-diet issue. EU authorities have not issued a 'once every 5 months' limit for salmon.
8. Apa yang diketahui tentang Mesir?
Not studied for Egypt.
9. Kesimpulan praktis apa yang tepat?
Jangan menggunakan perhitungan penapisan AS tahun 2006 sebagai aturan pribadi. Makan beragam jenis ikan, termasuk ikan berlemak 1-2 kali seminggu, adalah anjuran yang umum berlaku.
Rincian penilaian
- Alasan tingkat kepastian bukti
The numbers are quoted correctly, but they are the output of one modelling approach (US EPA cancer slope factors, 1-in-100,000 lifetime risk, sum of all organochlorines, 2002 samples). Reviews weighing benefits and risks and later EU-based assessments reach different conclusions.
- Kualitas sumber
Peer-reviewed risk-assessment papers by one research group (Hites/Foran/Carpenter), using conservative screening methods.
- Keteralihan ke wilayah lain
Low for today's EU market: based on 2002 contaminant levels and US methods.
- Pengecualian individual
Pregnant women and young children may reasonably prefer lower-contaminant fish; this is different from a 5-month limit.
- Cakupan wilayah klaim
- bergantung pada kondisi produksi
- Terakhir ditinjau
- 26 Oktober 2026 sementara
Bukti ilmiah secara rinci
Ditafsirkan berlebihan – Ada temuan yang nyata, tetapi klaim ini menarik kesimpulan lebih jauh daripada yang dimungkinkan oleh data (mis. hubungan dianggap sebagai penyebab, data hewan diterapkan pada manusia, efek kecil disajikan sebagai efek besar).
Pertanyaan penelitian: Is a limit of one meal of northern European farmed salmon every five months needed to keep cancer risk acceptable?
Pertanyaan penelitian secara rinci (PECO)
- Populasi
- Adults
- Intervensi atau paparan
- Farmed salmon consumption
- Pembanding
- Lower or no consumption
- Cakupan geografis
- Historical US screening method; EU market today
- Luaran
- Estimated lifetime cancer risk
- Net benefit-risk
Hasil studi sebagaimana dilaporkan oleh para penulis. Penilaian kami menyusul di bawah.
Apa yang mendukung klaim ini?
US-style fish advisories for salmon (2006)
Huang X et al.. Environ Res 2006 · PMID 16198332 · DOI 10.1016/j.envres.2005.08.011 Kajian risikoabstrak diperiksaHuang 2006 calculated at most one meal every five months for northern European farmed salmon using US EPA cancer slope factors.
- Hasil sebenarnya
- One meal every 5 months (1 in 100,000 risk).
- Kualitas metodologis
- low to moderate (conservative screening model)
- Relevansi
- direct as quoted
- Keterbatasan
- 2002 samples; same method restricted wild salmon too.
Apa yang menentang klaim ini?
FAO/WHO 2010: fish benefits outweigh risks in most cases
FAO/WHO. FAO Fisheries and Aquaculture Report 2011 Kajian risikoabstrak diperiksabaru ditambahkanFAO/WHO 2010 judged potential cancer risks from dioxins in fish 'well below established coronary heart disease benefits'.
- Hasil sebenarnya
- Qualitative conclusion.
- Kualitas metodologis
- high (expert consultation)
- Relevansi
- direct
- Keterbatasan
- 2010 reference values.
Pollutants in Norwegian farmed salmon 1999-2011
Nøstbakken OJ et al.. Environ Int 2015 · PMID 25454244 · DOI 10.1016/j.envint.2014.10.008 Studi pengukuran / residuteks lengkap, penilaian risiko bias terstrukturNorwegian 2011 data: more than 1.3 kg farmed salmon per week would be needed to reach the then-applicable TWI.
- Hasil sebenarnya
- 1.3 kg/week (old TWI 14 pg); about 186 g/week after simple proportional rescaling to EFSA 2018 TWI.
- Kualitas metodologis
- moderate
- Relevansi
- direct
- Keterbatasan
- Rescaling ignores other dietary sources.
Apa kata bukti secara keseluruhan?
Penilaian redaksi berdasarkan studi di atas – bukan hasil studi itu sendiri.
Posisi mana yang lebih didukung?
The number is quoted correctly, but it results from a conservative screening model with 2002 data; benefit-risk assessments do not support such a limit.
Mengapa sebagian studi lebih berbobot
International benefit-risk assessments outweigh a single screening calculation.
Apakah hubungan sebab-akibat sudah terbukti? Belum terbukti No observed cancer excess from salmon intake was shown.
Ketidakpastian yang tersisa
Exact intake limits under the 2018 EFSA TWI considering whole-diet exposure.
Kesimpulan yang dapat dibenarkan
Not valid as current consumption advice.
Mengapa studi-studi tampak saling bertentangan?
Apakah ini bergantung pada negara?
- Efek biologis umum
- Not applicable.
- Kebiasaan makan
- Not applicable.
- Asal makanan
- EU market salmon mostly Norwegian.
- Cemaran
- Dioxins, PCBs.
- Kondisi produksi nasional
- Not applicable.
- Aturan hukum
- EFSA TWI 2 pg TEQ/kg bw/week (2018).
- Data pemantauan sebenarnya
- Norwegian monitoring.
Perbedaan antarwilayah yang mengubah kesimpulan tidak didukung oleh data yang kuat.
Pemeriksaan ulang statistik
- Proportional rescaling of 1.3 kg/week to EFSA 2018 TWI – 1.3 kg x 2/14 = 186 g/week (approximation; salmon as only source). One meal every 5 months = 6.9 g/week. dihitung ulang
Kepastian bukti secara keseluruhan (GRADE, disederhanakan)
- Luaran utama
- Cancer risk from farmed salmon at usual intakes
- Tingkat awal
- rendah (studi observasional)
- Alasan penurunan tingkat
- indirectness: modelled risk, historical samples
- Hasil
- sedang
Penilaian sederhana oleh satu penilai, mengikuti pendekatan GRADE; bukan panel GRADE formal. GRADE menilai kumpulan bukti untuk satu luaran, bukan studi individual.
Pedoman klinis dan pernyataan resmi yang diperiksa
- FAO/WHO: Report of the Joint FAO/WHO Expert Consultation on the Risks and Benefits of Fish Consumption (2010) (2011) · Publikasi asli
Fish lowers CHD mortality; dioxin cancer risks well below CHD benefits; maternal fish consumption lowers the risk of suboptimal neurodevelopment in most circumstances.
Strategi penelusuran
Penelusuran literatur yang terdokumentasi untuk tinjauan ini (string pencarian dalam sintaksis asli basis data).
| Basis data | Tanggal | Penelusuran | Mencari | Hasil | Disertakan |
|---|---|---|---|---|---|
| Europe PMC | 26 Oktober 2026 | (salmon) AND (consumption advice OR advisory OR "cancer risk") AND (dioxin OR PCB OR organochlorine) | kedua arah | 825 | |
| Web search | 26 Oktober 2026 | Joint FAO/WHO Expert Consultation on the Risks and Benefits of Fish Consumption 2023 report 2024 | pedoman | 9 |
Pertanyaan terbuka
Updated meal limits under EFSA 2018 TWI.
Seberapa mendalam ini diperiksa?
8 studi terkait: 2 diperiksa dalam teks lengkap (1 di antaranya dengan penilaian risiko bias terstruktur), 6 berdasarkan abstrak, 0 hanya secara bibliografis. Belum ada penilaian formal oleh dua penilai independen dan belum ada tinjauan pakar manusia yang independen.
Tinjauan ilmiah terakhir: 26 Oktober 2026
Riwayat penilaian
- 25 Oktober 2026 · Fase 1 · Penilaian awal: Sebagian besar salah (sedang)
- 26 Oktober 2026 · Fase 4 (tinjauan bukti sistematis) · Diperiksa ulang dengan bukti yang diperluas; penilaian tidak berubah: Sebagian besar salah (sedang)
FAO/WHO 2010 adds an explicit benefit-risk statement; conclusion unchanged.
Sumber baru: I-FSH-102
Dalam bahasa sederhana
Arsip menyatakan bahwa salmon budi daya dari Eropa utara sebaiknya hanya dimakan sekali setiap lima bulan. Angka ini memang berasal dari sebuah studi tahun 2006. Namun, angka itu dihitung dengan metode AS yang sangat ketat, menggunakan ikan yang diambil sampelnya sekitar tahun 2002, dan metode yang sama juga membatasi salmon liar. Data Norwegia yang lebih baru menunjukkan kadar polutan yang jauh lebih rendah. Tinjauan yang menimbang manfaat ikan terhadap risikonya menyimpulkan bahwa manfaatnya lebih besar bagi sebagian besar orang dewasa.
Studi tentang klaim ini
Studi yang mendukung klaim (2)
-
How often can salmon be eaten given dioxins? (2005)
Foran JA et al.. Environ Health Perspect 2005 · PMID 15866762 · DOI 10.1289/ehp.7626Kajian risikodikutip oleh arsip Tayebatteks lengkap diperiksa★ studi kunciDepending on the safety criterion, northern European farmed salmon (2002 samples) allowed under 4 or under 1 meal per month.
Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Sebagian · Kualitas metodologis: sedang · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim
Publikasi asli · Rincian ilmiah
Penjelasan studi secara sederhana
- Apa yang ingin diketahui para peneliti?
Calculate safe meal frequencies for dioxins.
- Bagaimana studi ini dilakukan?
Risk model using measured levels.
- Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?
Hites 2004 samples.
- Apa yang sebenarnya ditemukan?
Farmed salmon allowed far fewer meals than wild salmon.
- Seberapa besar efek yang teramati?
< 4 meals/month (WHO TDI) or < 1/month (20% above background) for N. European farms.
- Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?
A strict calculation, not a measured health effect.
- Apa keterbatasan studi ini?
Old samples; conservative criteria; no benefits.
- Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?
Supports the claim only under the strictest criterion.
- Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?
Low.
- Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?
That people eating farmed salmon got ill.
-
US-style fish advisories for salmon (2006)
Huang X et al.. Environ Res 2006 · PMID 16198332 · DOI 10.1016/j.envres.2005.08.011Kajian risikodikutip oleh arsip Tayebatabstrak diperiksa★ studi kunciUsing a strict US method, northern European farmed salmon (2002 samples) got an advisory of one meal per 5 months; wild salmon was also restricted.
Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Sebagian · Kualitas metodologis: sedang · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim
Publikasi asli · Rincian ilmiah
Penjelasan studi secara sederhana
- Apa yang ingin diketahui para peneliti?
Derive fish advisories.
- Bagaimana studi ini dilakukan?
US EPA calculation.
- Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?
Farmed, retail and wild salmon.
- Apa yang sebenarnya ditemukan?
Strict limits for farmed, also limits for wild.
- Seberapa besar efek yang teramati?
1 meal / 5 months (N. Europe).
- Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?
A screening calculation, not proof of harm.
- Apa keterbatasan studi ini?
Old data; strict assumptions.
- Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?
Supports only the number, not its general validity.
- Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?
Low.
- Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?
Actual cancer cases.
Tidak ada studi dalam kelompok ini yang ditandai sebagai studi kunci.
Studi yang membantah atau membatasi klaim (5)
-
Salmon: benefits vs risks (2005)
Foran JA et al.. J Nutr 2005 · PMID 16251623 · DOI 10.1093/jn/135.11.2639Kajian risikodikutip oleh arsip Tayebatabstrak diperiksaThe omega-3 benefit of salmon partly offsets contaminant risk; some farmed salmon was similar to wild.
Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Sebagian · Kualitas metodologis: sedang · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim
Publikasi asli · Rincian ilmiah
Penjelasan studi secara sederhana
- Apa yang ingin diketahui para peneliti?
Weigh benefits vs risks.
- Bagaimana studi ini dilakukan?
Model.
- Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?
Hites samples.
- Apa yang sebenarnya ditemukan?
Benefit partly offsets risk.
- Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?
Vulnerable groups can pick cleaner fish.
- Apa keterbatasan studi ini?
Old data.
- Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?
Limits the claim.
- Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?
Low.
- Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?
Real health outcomes.
-
Pollutants in Norwegian farmed salmon 1999-2011
Nøstbakken OJ et al.. Environ Int 2015 · PMID 25454244 · DOI 10.1016/j.envint.2014.10.008Studi pengukuran / residudikutip oleh arsip Tayebatteks lengkap, penilaian risiko bias terstruktur★ studi kunciPollutant levels fell from 1999 to 2011 and no sample exceeded EU limits; the authors calculated up to 1.3 kg per week to reach the safety limit then in force, which EFSA has since made much stricter.
Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Tidak · Kualitas metodologis: tinggi · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim
Publikasi asli · Rincian ilmiah
Penjelasan studi secara sederhana
- Apa yang ingin diketahui para peneliti?
Track contaminants.
- Bagaimana studi ini dilakukan?
Official surveillance.
- Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?
>2300 samples (>10,000 fish), 1999-2011.
- Apa yang sebenarnya ditemukan?
Mercury, arsenic, dioxins, dioxin-like PCBs and DDT decreased; no EU limit exceeded; tolerable weekly amount rose from 370 g (1999) to >1.3 kg (2011).
- Seberapa besar efek yang teramati?
1.3 kg/week to TWI (2011).
- Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?
Farmed salmon got cleaner.
- Apa keterbatasan studi ini?
Uses the old (2001) dioxin safety limit, 7 times less strict than EFSA's 2018 limit; other foods not counted; data end in 2011.
- Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?
Contradicts claim.
- Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?
High.
- Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?
Levels after 2011, or safe amounts under the current (2018) EFSA dioxin limit.
-
Fish: benefits vs contaminant risks (2006)
Mozaffarian D & Rimm EB. JAMA 2006 · PMID 17047219 · DOI 10.1001/jama.296.15.1885Tinjauan sistematispemeriksaan silang independenabstrak diperiksa★ studi kunciFor adults, the benefits of eating fish 1-2 times a week outweigh risks from contaminants.
Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Tidak · Kualitas metodologis: sedang · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim
Publikasi asli · Rincian ilmiah
Penjelasan studi secara sederhana
- Apa yang ingin diketahui para peneliti?
Weigh benefits and risks.
- Bagaimana studi ini dilakukan?
Review/meta-analysis.
- Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?
Many studies.
- Apa yang sebenarnya ditemukan?
Benefits > risks.
- Seberapa besar efek yang teramati?
Coronary death -36%.
- Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?
Eat fish, vary species.
- Apa keterbatasan studi ini?
Mostly observational.
- Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?
Contradicts 'avoid farmed salmon'.
- Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?
High.
- Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?
Species-specific risks for every fish.
-
Wild vs farmed Atlantic salmon (Norway 2017)
Lundebye AK et al.. Environ Res 2017 · PMID 28189073 · DOI 10.1016/j.envres.2017.01.026Studi pengukuran / residupemeriksaan silang independenabstrak diperiksa★ studi kunciWild salmon had more dioxins, PCBs and mercury than farmed salmon; both were good omega-3 sources.
Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Tidak · Kualitas metodologis: sedang · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim
Publikasi asli · Rincian ilmiah
Penjelasan studi secara sederhana
- Apa yang ingin diketahui para peneliti?
Compare same species.
- Bagaimana studi ini dilakukan?
Chemical analysis.
- Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?
Wild and farmed Atlantic salmon.
- Apa yang sebenarnya ditemukan?
Farmed lower in most contaminants.
- Seberapa besar efek yang teramati?
3.2 g vs 2.8 g EPA+DHA per 200 g.
- Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?
Farmed salmon is not more polluted.
- Apa keterbatasan studi ini?
Details not in abstract.
- Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?
Contradicts 'farmed is more polluted'.
- Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?
High.
- Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?
Other farmed species.
-
FAO/WHO 2010: fish benefits outweigh risks in most cases
FAO/WHO. FAO Fisheries and Aquaculture Report 2011Kajian risikopemeriksaan silang independenabstrak diperiksa★ studi kunciCancer risk from dioxins in fish was judged well below the heart benefit; fish in pregnancy lowered the risk of poor neurodevelopment in most scenarios.
Dioxin cancer risks from fish judged well below CHD benefits.
Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Tidak · Kualitas metodologis: tinggi · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim
Publikasi asli · Rincian ilmiah
Penjelasan studi secara sederhana
- Apa yang ingin diketahui para peneliti?
Weigh fish benefits against MeHg and dioxin risks.
- Bagaimana studi ini dilakukan?
Expert consultation.
- Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?
Global evidence.
- Apa yang sebenarnya ditemukan?
Net benefits for adults and for offspring of fish-eating mothers.
- Seberapa besar efek yang teramati?
Not given in the summary.
- Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?
Regular fish is better than no fish.
- Apa keterbatasan studi ini?
2010 reference values.
- Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?
Contradicts rare-consumption advice based on dioxin cancer risk.
- Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?
High.
- Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?
Limits for specific farmed products today.
Tidak ada studi dalam kelompok ini yang ditandai sebagai studi kunci.
Studi dengan hasil campuran atau tidak jelas (1)
-
EFSA: dioxins in food (2018)
EFSA Panel on Contaminants in the Food Chain (CONTAM) et al.. EFSA J 2018 · PMID 32625737 · DOI 10.2903/j.efsa.2018.5333Kajian risikopemeriksaan silang independenabstrak diperiksaEFSA set a stricter weekly limit for dioxins (2 pg TEQ/kg/week), which many Europeans exceed from their whole diet.
Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Tidak jelas · Kualitas metodologis: tinggi · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim
Publikasi asli · Rincian ilmiah
Penjelasan studi secara sederhana
- Apa yang ingin diketahui para peneliti?
Set safe intake.
- Bagaimana studi ini dilakukan?
Risk assessment.
- Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?
EU data.
- Apa yang sebenarnya ditemukan?
TWI 2 pg TEQ/kg bw/week.
- Seberapa besar efek yang teramati?
Intakes 2.1-10.5 (mean).
- Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?
Dioxins are a whole-diet issue.
- Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?
Context only.
- Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?
High.
- Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?
That farmed fish is the main source.
Tidak ada studi dalam kelompok ini yang ditandai sebagai studi kunci.
Konteks wilayah
Jerman / UE
EFSA lowered the dioxin TWI to 2 pg TEQ/kg bw/week in 2018 and noted that average European exposure from all foods exceeds it (I-FSH-17). This is a whole-diet issue. EU authorities have not issued a 'once every 5 months' limit for salmon.
Mesir
Not studied for Egypt.
- Food-safety governance and official controls
- Pesticide residues in fruit and vegetables on the EU/German market (incl. imports from Egypt)
- Pesticide residues in produce sold on the Egyptian domestic market
- Antibiotic (veterinary drug) residues in poultry meat and eggs
- Antimicrobial use in food animals and antibiotic growth promoters
- Hormones in poultry, meat, milk and farmed fish
- Dioxins, PCBs and PFAS in eggs and other animal foods
- Aflatoxin M1 in milk and dairy products
- Aflatoxins in groundnuts (peanuts)
- Heavy metals in fish
- Farmed fish (aquaculture): drugs, water source and controls
- Import controls and the meaning of RASFF notifications for Egyptian products
Apa yang berlaku di negara saya?
Penilaian ilmiah umum
Sebagian besar salah Dikutip dengan benar, tetapi sudah usang dan dikutip di luar konteks; tidak berlaku sebagai anjuran konsumsi saat ini.
Bidang keamanan pangan berikut relevan dengan pernyataan ini:
- Pestisida dan residu pestisida
- Obat hewan dan antibiotik
- Hormon pemacu pertumbuhan
- Cemaran (logam berat, PFAS, PCB, dioksin, nitrat)
- Patogen (Salmonella, Campylobacter, dll.)
- Peternakan dan pakan
Telur · Unggas · Produk susu · Ikan dan hasil laut · Daging merah · Buah dan sayuran
Pilih negara untuk melihat informasi yang telah diperiksa untuk negara tersebut.
Batasan: aturan hukum menggambarkan apa yang diizinkan, bukan apa yang terkandung dalam setiap makanan. Data pengukuran berasal dari sampel dan hanya bermakna bersama rincian metodenya.
Negara tempat tinggal atau pembelian Bandingkan dengan negara lain
Referensi
- Risk-based consumption advice for farmed Atlantic and wild Pacific salmon contaminated with dioxins and dioxin-like compounds.. Foran JA et al.. Environ Health Perspect 2005 · PMID 15866762 · DOI 10.1289/ehp.7626
- Consumption advisories for salmon based on risk of cancer and noncancer health effects.. Huang X et al.. Environ Res 2006 · PMID 16198332 · DOI 10.1016/j.envres.2005.08.011
- Quantitative analysis of the benefits and risks of consuming farmed and wild salmon.. Foran JA et al.. J Nutr 2005 · PMID 16251623 · DOI 10.1093/jn/135.11.2639
- Contaminant levels in Norwegian farmed Atlantic salmon (Salmo salar) in the 13-year period from 1999 to 2011.. Nøstbakken OJ et al.. Environ Int 2015 · PMID 25454244 · DOI 10.1016/j.envint.2014.10.008
- Fish intake, contaminants, and human health: evaluating the risks and the benefits.. Mozaffarian D & Rimm EB. JAMA 2006 · PMID 17047219 · DOI 10.1001/jama.296.15.1885
- Lower levels of Persistent Organic Pollutants, metals and the marine omega 3-fatty acid DHA in farmed compared to wild Atlantic salmon (Salmo salar).. Lundebye AK et al.. Environ Res 2017 · PMID 28189073 · DOI 10.1016/j.envres.2017.01.026
- Report of the Joint FAO/WHO Expert Consultation on the Risks and Benefits of Fish Consumption, Rome, 25-29 January 2010 (FAO Fisheries and Aquaculture Report No. 978). FAO/WHO. FAO Fisheries and Aquaculture Report 2011
- Risk for animal and human health related to the presence of dioxins and dioxin-like PCBs in feed and food.. EFSA Panel on Contaminants in the Food Chain (CONTAM) et al.. EFSA J 2018 · PMID 32625737 · DOI 10.2903/j.efsa.2018.5333