Benar Didukung kuat secara ilmiah Tingkat kepastian bukti: tinggi sementara C-ODD-02

Penghambat SGLT2 seperti dapagliflozin (Forxiga) dapat menyebabkan ketoasidosis, kadang dengan glukosa darah normal atau rendah.

Peringatan keselamatan: Glukosa darah tinggi bersama keton (aseton) dalam urine atau darah, terutama dengan mual, muntah, nyeri perut, napas cepat, rasa haus, atau mengantuk, dapat berarti ketoasidosis diabetik, suatu keadaan darurat medis. Pada orang yang menggunakan penghambat SGLT2 (mis. dapagliflozin/Forxiga, empagliflozin), ketoasidosis dapat terjadi dengan glukosa normal, hanya sedikit meningkat, atau bahkan rendah; puasa berkepanjangan, pola makan karbohidrat sangat rendah, sakit, dehidrasi, atau pengurangan insulin meningkatkan risiko ini. Segera cari pertolongan gawat darurat; jangan menunggu atau mencoba mengatasinya dengan berpuasa. Jangan menghentikan atau mengubah obat diabetes tanpa dokter yang merawat.
Singkatnya: Klaim ini benar. Penghambat SGLT2 seperti dapagliflozin kira-kira menggandakan risiko ketoasidosis diabetik yang jarang terjadi (sekitar 2 kasus tambahan per 1.000 orang dalam 5 tahun), dan ketoasidosis ini dapat terjadi dengan glukosa darah normal atau, jarang, rendah, terutama selama berpuasa; hal ini merupakan alasan untuk berhati-hati, bukan bukti bahwa obat-obat ini secara keseluruhan merugikan.
Kesimpulan: Benar: penghambat SGLT2 seperti dapagliflozin kira-kira menggandakan risiko ketoasidosis yang jarang terjadi, yang dapat terjadi dengan gula darah normal atau bahkan rendah, terutama selama berpuasa; hal ini menuntut kehati-hatian, bukan penghindaran obat yang manfaatnya sudah terbukti.

Pernyataan asli

الفروسيجا عمل نفس تاثير المجاعه على جسم حضرتك سكر طبيعي او تحت الطبيعي ومعاه كيتو اسيدوزيس

kata demi kata sesuai sumber. Terjemahan oleh proyek; rumusan bahasa Arab yang menjadi acuan.

Terjemahan

Penghambat SGLT2 seperti dapagliflozin (Forxiga) dapat menyebabkan ketoasidosis, kadang dengan glukosa darah normal atau rendah.

Asal

Status sumber
Transkrip video (kata-katanya sendiri)
Atribusi
Elawady (machine transcript)
Video
الغيبوبات السكرية ؟! (Buka sumber)
Dipublikasikan
30 April 2025
Penanda waktu
0:10:54 (lokasi dalam trek takarir otomatis YouTube dari video asli; memastikan di mana kata-kata itu muncul, bukan siapa yang berbicara)
Ketidakpastian atribusi
Archive transcript (YouTube CC or AI-generated); no timestamps; 'published' is the date listed by the archive and may be the upload date. Live-stream transcripts can contain viewer comments read aloud; the quoted passage was checked in context to be spoken by Elawady.
Mekanisme yang diklaim

Glucose loss in urine mimics starvation; ketogenesis continues.

Efek kesehatan yang diklaim

Ketoacidosis (euglycaemic DKA)

Populasi yang dimaksud

SGLT2 inhibitor users

Batasan geografis oleh Elawady

none found

Versi sumber yang berbeda

Status sumber
Kutipan arsip (tanpa keterangan lokasi)
Atribusi
Elawady (archive paraphrase; source video not given)
Asal
https://eltayebat.com/rule/oral-diabetes-drugs/
Ketidakpastian atribusi
The archive's 'د. ضياء يقول' box gives no video reference; wording is the archive's paraphrase.

ايه بتحصل فيها المجعات ومع المجهود البدني العنيف زي ده واحد دخل في مقاتله عنيفه حتى الموت او مجاعه استمدت لشهور او دواء مشهور قوي اسمه الفورسيجا الفورسيجا ده من اقذر من اقذر ما يمكن يعني انا ما شفتش ادويه اقذر منه غير

Forxiga (dapagliflozin) is among the 'dirtiest' drugs he has seen; like starvation lasting months or extreme physical exertion, it can lead to ketoacidosis.

Status sumber
Transkrip video (kata-katanya sendiri)
Atribusi
Elawady (machine transcript)
Video
Dr.D Clinics - Diaa Al Awady is live! الغيبوبة الكيتونية (Buka sumber)
Dipublikasikan
23 April 2025
Penanda waktu
0:47:36 (lokasi dalam trek takarir otomatis YouTube dari video asli; memastikan di mana kata-kata itu muncul, bukan siapa yang berbicara)
Ketidakpastian atribusi
Archive transcript (YouTube CC or AI-generated); no timestamps; 'published' is the date listed by the archive and may be the upload date. Live-stream transcripts can contain viewer comments read aloud; the quoted passage was checked in context to be spoken by Elawady.

Penilaian ilmiah

Benar – Pernyataan ini didukung oleh bukti yang kuat.

Tingkat kepastian bukti: tinggi – Penelitian lebih lanjut sangat kecil kemungkinannya mengubah penilaian.

1. Apa yang diklaim?

Forxiga causes ketoacidosis even with normal glucose.

2. Apa yang terbukti benar?

The claim is correct. SGLT2 inhibitors about double the risk of DKA: OR 2.07 (1.44-2.98), high certainty, about 2 extra cases per 1,000 people over 5 years (I-ODD-107); RR 2.12 (1.49-3.04) in 13 large blinded trials, from a placebo rate of about 0.2 per 1,000 patient-years (I-ODD-106); with dapagliflozin specifically 0.3% vs 0.1% in DECLARE-TIMI 58 (I-ODD-105); cohort HR 2.85 vs DPP-4 inhibitors (I-ODD-09); adjudicated CREDENCE data 11 vs 1 cases (I-ODD-05). Ketoacidosis often presents with normal or only mildly raised glucose (median 10.6 mmol/L in 1,024 published cases, I-ODD-104; I-ODD-10), and 15 published cases occurred with glucose below 100 mg/dL, 11 of them after fasting or poor intake (I-ODD-128). ADA 2026 lists very-low-carbohydrate diets and prolonged fasting as risk factors and reports a 5-17-fold risk in type 1 diabetes (I-INS-10). The mechanism described (urinary glucose loss producing a starvation-like ketotic state) is the accepted explanation.

3. Apa yang salah atau dilebih-lebihkan?

Nothing in this statement itself. The risk is rare in type 2 diabetes (about 0.2-2 per 1,000 patient-years) and does not make the drug net harmful: in the same trials dapagliflozin reduced heart-failure hospitalisation and kidney events (I-ODD-105) and death in heart failure and CKD (I-ODD-04, I-ODD-03); across 13 trials about 26 serious events were avoided for every 2 caused per 1,000 patient-years in CKD with diabetes (I-ODD-106). Elawady's conclusion that Forxiga is one of the 'dirtiest' drugs is assessed separately (C-ODD-06, FALSE).

4. Apa yang masih belum jelas?

The ketoacidosis risk of SGLT2 inhibitors during prolonged fasting or very low-carbohydrate eating, as promoted in the system, has not been measured in trials; the data come from cohorts, case series and trial programmes. No risk estimates for Egyptian patients were found.

5. Studi mana yang mendukungnya?

I-ODD-107 (NMA, high certainty), I-ODD-106 (13 blinded RCTs), I-ODD-105 (DECLARE, dapagliflozin), I-ODD-103 (meta-analysis RR 2.46), I-ODD-05 (CREDENCE), I-ODD-09 (cohort), I-ODD-104 and I-ODD-10 (euglycaemic presentation), I-ODD-128 (low-glucose cases), I-INS-10 and I-ODD-16 (ADA 2026), A-ODD-10 and A-ODD-11.

6. Studi mana yang membantahnya?

No high-quality evidence contradicts the DKA risk. A small Egyptian cohort found no DKA among 61 patients starting SGLT2 inhibitors during supervised Ramadan fasting (I-ODD-129), which is too small to exclude a rare event. Net-benefit evidence (I-ODD-02, I-ODD-03, I-ODD-04, I-ODD-106) concerns a different question (C-ODD-06).

7. Apa yang berlaku untuk Jerman dan Eropa?

EMA/BfArM product information for SGLT2 inhibitors carries the same DKA warning (not separately fetched).

8. Apa yang diketahui tentang Mesir?

Egypt has one of the highest diabetes prevalences in the region; the same drug classes and insulins are used. Access barriers and cost may make advice to stop medication attractive, which increases the practical risk of this claim. No Egypt-specific evidence changes the assessment.

9. Kesimpulan praktis apa yang tepat?

Risiko KAD itu nyata dan membuat kombinasi penghambat SGLT2 dengan puasa berkepanjangan, pola makan karbohidrat sangat rendah, atau pengurangan insulin, seperti yang disarankan sistem Tayebat, sangat berbahaya. ADA 2026 menganjurkan edukasi, tes keton, dan menghindari pola makan ketogenik selama menggunakan obat-obat ini. Jawabannya adalah penggunaan yang disertai pemahaman dengan aturan hari sakit (sick-day rules), bukan penolakan terhadap obat yang terbukti bermanfaat bagi jantung dan ginjal.

Rincian penilaian

Alasan tingkat kepastian bukti

High-certainty randomised evidence: a network meta-analysis of 816 RCTs rated the DKA increase with SGLT2 inhibitors as high certainty (OR 2.07, 1.44-2.98; about 2 more per 1,000 over 5 years) (I-ODD-107); a meta-analysis of 13 large blinded trials found RR 2.12 (1.49-3.04) in people with diabetes (I-ODD-106); in the dapagliflozin trial DECLARE-TIMI 58, DKA occurred in 0.3% vs 0.1% (I-ODD-105). Normal-glucose presentation is typical (median 10.6 mmol/L in 1,024 published cases, I-ODD-104), and rare cases occur with glucose below 100 mg/dL, mostly after fasting (I-ODD-128). Absolute risk in type 2 diabetes is low (about 0.2-2 per 1,000 patient-years) and higher in type 1 diabetes (ADA 2026: 5-17 times).

Kualitas sumber

Own words plus archive paraphrase; Elawady's description of euglycaemic ketoacidosis is essentially correct.

Keteralihan ke wilayah lain

Universal.

Pengecualian individual

Risk higher in type 1 diabetes/insulin deficiency, low-carbohydrate diets, fasting, surgery, acute illness, alcohol.

Cakupan wilayah klaim
umum (biologis/medis)
Terakhir ditinjau
26 Oktober 2026 sementara

Bukti ilmiah secara rinci

Didukung kuat secara ilmiah – Klaim ini sesuai dengan bukti yang konsisten dan berkualitas tinggi.

Pertanyaan penelitian: In people taking SGLT2 inhibitors such as dapagliflozin, does the risk of diabetic ketoacidosis increase, and does ketoacidosis occur with normal or low blood glucose?

Pertanyaan penelitian secara rinci (PICO)
Populasi
People with type 2 (and type 1) diabetes, and non-diabetic users for heart failure/CKD
Intervensi atau paparan
SGLT2 inhibitors (dapagliflozin, empagliflozin, canagliflozin)
Pembanding
Placebo or other glucose-lowering drugs
Cakupan geografis
universal biology; fasting practices relevant to Egypt
Luaran
  • Diabetic ketoacidosis
  • Glucose level at DKA presentation
  • Precipitating factors (fasting, low-carbohydrate intake)

Hasil studi sebagaimana dilaporkan oleh para penulis. Penilaian kami menyusul di bawah.

Apa yang mendukung klaim ini?

Apa yang menentang klaim ini?

Apa kata bukti secara keseluruhan?

Penilaian redaksi berdasarkan studi di atas – bukan hasil studi itu sendiri.

Posisi mana yang lebih didukung?

The claim is correct. SGLT2 inhibitors about double the risk of diabetic ketoacidosis (absolute risk about 0.2-2 per 1,000 patient-years in type 2 diabetes, higher in type 1 diabetes), and this ketoacidosis often presents with normal or only mildly raised glucose; rare cases occur with low glucose, mostly after fasting or poor food intake.

Mengapa sebagian studi lebih berbobot

Randomised evidence (Shi 2023 NMA, SMART-C, DECLARE for dapagliflozin specifically) establishes the risk; case series establish the euglycaemic and hypoglycaemic presentations. The small Egyptian cohort is too small to weigh against this.

Apakah hubungan sebab-akibat sudah terbukti? Ya, terbukti Randomised placebo-controlled trials show a consistent increase; the mechanism (glucosuria lowers insulin needs and raises glucagon, mimicking starvation ketosis) is accepted.

Ketidakpastian yang tersisa

Absolute risk during prolonged fasting or very-low-carbohydrate eating has not been measured in trials.

Kesimpulan yang dapat dibenarkan

The statement about ketoacidosis is true. It is a reason for precautions (sick-day rules, ketone testing, avoiding ketogenic diets and prolonged fasting without medical advice), not evidence that the drugs are net harmful (see C-ODD-06).

Mengapa studi-studi tampak saling bertentangan?

Palmer 2021 (BMJ NMA; not added) judged no DKA increase with moderate certainty, whereas the larger 2023 update by the same evidence programme (I-ODD-107) and SMART-C (I-ODD-106) found about a doubling with high certainty. The difference reflects more trials and events, not a true disagreement. The Egyptian Ramadan cohort (I-ODD-129) studied supervised short daytime fasting with education and dose adjustment, a different exposure from unsupervised prolonged fasting.

Apakah ini bergantung pada negara?
Efek biologis umum
Drug pharmacology and physiology are universal.
Kebiasaan makan
Prolonged fasting, Ramadan fasting and very-low-carbohydrate eating change the risk of hypoglycaemia and ketoacidosis with some drugs; relevant in Egypt and among Muslims in Europe.
Asal makanan
Not applicable.
Cemaran
Not applicable.
Kondisi produksi nasional
Not applicable (same active substances; generics widely used in Egypt).
Aturan hukum
Drug labels and warnings are set by FDA/EMA and national regulators; Egyptian labelling not reviewed.
Data pemantauan sebenarnya
No Egypt-specific pharmacovigilance data were found for this outcome.

Perbedaan antarwilayah yang mengubah kesimpulan tidak didukung oleh data yang kuat.

Pemeriksaan ulang statistik
  • CI symmetry and absolute excess from placebo rate – RR 2.12 (1.49-3.04) symmetric; excess about 0.22 per 1,000 PY (0.10-0.41). dihitung ulang
  • Absolute risk from OR and baseline 0.2% – 0.2% -> 0.41% over 5 years; 2.1 per 1,000 extra (paper: 2). dihitung ulang
  • NNH from rounded DKA percentages – 0.3% vs 0.1% -> NNH about 500 over 4.2 years (rounding uncertainty). dihitung ulang
  • CI symmetry – RR 2.46 (1.16-5.21) and 1.74 (1.07-2.83) symmetric. dihitung ulang
Kepastian bukti secara keseluruhan (GRADE, disederhanakan)
Luaran utama
Diabetic ketoacidosis with SGLT2 inhibitors vs placebo/comparators in type 2 diabetes
Tingkat awal
tinggi (uji acak)
Hasil
tinggi

Penilaian sederhana oleh satu penilai, mengikuti pendekatan GRADE; bukan panel GRADE formal. GRADE menilai kumpulan bukti untuk satu luaran, bukan studi individual.

Pedoman klinis dan pernyataan resmi yang diperiksa
  • ADA: 6. Glycemic Goals, Hypoglycemia, and Hyperglycemic Crises: Standards of Care in Diabetes-2026 (2026) · Publikasi asli
    DKA uncommon in type 2 diabetes on SGLT2i (0.6-4.9 per 1,000 patient-years); RCT meta-analysis RR 2.46; risk factors include very-low-carbohydrate diets and prolonged fasting; type 1 diabetes risk 5-17 times higher; people on intensive insulin should not stop basal insulin even if not eating.
  • ADA: 9. Pharmacologic Approaches to Glycemic Treatment: Standards of Care in Diabetes-2026 (Diabetes Care 2026;49 Suppl 1) (2026) · Publikasi asli
    Educate people at risk of DKA on SGLT inhibition about signs and risk mitigation, provide ketone testing tools and discourage a ketogenic eating pattern (rec. 9.39).
  • NICE: Type 2 diabetes in adults: management (NG28), last updated 18 February 2026 (2026) · Publikasi asli
    1 in 1,000 or fewer people would experience rarer events like DKA or Fournier gangrene; for most people benefits outweigh risks.
Strategi penelusuran

Penelusuran literatur yang terdokumentasi untuk tinjauan ini (string pencarian dalam sintaksis asli basis data).

Basis dataTanggalPenelusuranMencariHasilDisertakan
Europe PMC26 Oktober 2026("SGLT2" OR "sodium-glucose cotransporter-2" OR "SGLT-2") AND ("diabetic ketoacidosis") AND ("meta-analysis") AND ("randomized" OR "randomised")bukti pendukung1724
PubMed26 Oktober 2026(euglycemic[tiab] OR euglycaemic[tiab]) AND ketoacidosis[tiab] AND (SGLT2[tiab] OR gliflozin*[tiab] OR dapagliflozin[tiab]) AND (systematic review[pt] OR meta-analysis[pt] OR systematic[ti])bukti pendukung9
PubMed26 Oktober 2026Colacci M[au] AND ketoacidosis[ti]bukti pendukung4
Europe PMC26 Oktober 2026(SGLT2 OR "SGLT-2" OR dapagliflozin OR empagliflozin) AND Ramadan AND (ketoacidosis OR ketone OR safety) AND (Egypt OR Arab OR Saudi OR Emirates OR "Middle East")kedua arah174
PubMed26 Oktober 2026(dapagliflozin[ti] OR empagliflozin[ti] OR "SGLT2 inhibitors"[ti]) AND (ketoacidosis[tiab]) AND (placebo[tiab]) AND (randomized controlled trial[pt]) AND 2019:2026[dp]bukti yang menentang21
Europe PMC26 Oktober 2026(TITLE:"SGLT2" OR TITLE:"SGLT-2" OR TITLE:"sodium-glucose") AND (mortality OR "kidney outcomes") AND ("meta-analysis") AND ("randomised" OR "randomized") AND PUB_YEAR:[2021 TO 2026]bukti yang menentang1300
PubMed26 Oktober 2026(Egypt*[tiab]) AND (SGLT2[tiab] OR "SGLT-2"[tiab] OR dapagliflozin[tiab] OR empagliflozin[tiab]) AND (ketoacidosis[tiab] OR safety[tiab] OR adverse[tiab] OR Ramadan[tiab])kedua arah4
ADA Standards of Care 2026, Section 6 (PubMed Central)26 Oktober 2026Fetched https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC12690178/; keyword review: SGLT, euglycemic, ketoacidosis. The diabetesjournals.org DOI landing pages returned HTTP 403; the identical article was read in PubMed Central.pedoman1
NICE NG28 (2026)26 Oktober 2026Fetched https://www.nice.org.uk/guidance/ng28/chapter/Initial-medicines; chapter Initial medicinespedoman1

Pertanyaan terbuka

DKA incidence in people who combine SGLT2 inhibitors with prolonged fasting or the Tayebat diet has not been studied.

Seberapa mendalam ini diperiksa?

17 studi terkait: 8 diperiksa dalam teks lengkap (4 di antaranya dengan penilaian risiko bias terstruktur), 9 berdasarkan abstrak, 0 hanya secara bibliografis. Belum ada penilaian formal oleh dua penilai independen dan belum ada tinjauan pakar manusia yang independen.

Tinjauan ilmiah terakhir: 26 Oktober 2026

Riwayat penilaian
  1. 25 Oktober 2026 · Fase 1 · Penilaian awal: Sebagian besar benar (sedang)
  2. 26 Oktober 2026 · Fase 4 (tinjauan bukti sistematis) · Penilaian diubah: Sebagian besar benar (sedang) → Benar (tinggi)
    The previous downgrade from TRUE was justified by the use of this fact to argue net harm; that argument belongs to C-ODD-06 (rated FALSE). Judged on its own wording, the claim is correct, and the evidence base now includes a high-certainty RCT network meta-analysis (I-ODD-107), a meta-analysis of 13 large blinded trials (I-ODD-106), dapagliflozin-specific RCT data (I-ODD-105) and documentation of normal- and low-glucose presentations (I-ODD-104, I-ODD-128).
    Sumber baru: I-ODD-103 I-ODD-104 I-ODD-105 I-ODD-106 I-ODD-107 I-ODD-128 I-ODD-129 I-ODD-126

Dalam bahasa sederhana

Obat seperti Forxiga membuat tubuh membuang gula melalui urine. Hal ini dapat, meskipun jarang, menyebabkan penumpukan asam yang berbahaya (ketoasidosis), dan gula darah dapat tampak normal atau bahkan rendah ketika hal itu terjadi, terutama selama berpuasa, sakit, atau makan dengan karbohidrat sangat rendah. Uji klinis besar menunjukkan bahwa risikonya kira-kira dua kali lipat tetapi tetap kecil, sekitar 2 kasus tambahan per 1.000 orang dalam 5 tahun. Pada saat yang sama, obat-obat ini mengurangi gagal jantung, gagal ginjal, dan kematian pada orang yang berisiko. Siapa pun yang menggunakan obat ini dan merasa sakit, muntah, atau bernapas cepat sebaiknya mencari pertolongan medis dan memeriksakan keton, bahkan jika gula darah tampak normal.

Studi tentang klaim ini

Studi yang mendukung klaim (12)

  • Ketoacidosis with canagliflozin

    Erondu N et al.. Diabetes Care 2015 · PMID 26203064 · DOI 10.2337/dc15-1251
    Lainnyadikutip oleh arsip Tayebatteks lengkap, penilaian risiko bias terstruktur

    Ketoacidosis was rare (7 per 10,000 patients), often with insulin deficiency or triggers.

    Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Sebagian · Kualitas metodologis: rendah · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim

    Publikasi asli · Rincian ilmiah

    Penjelasan studi secara sederhana
    Apa yang ingin diketahui para peneliti?

    Incidence of DKA with canagliflozin

    Bagaimana studi ini dilakukan?

    Pooled safety analysis of randomised trials

    Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?

    17,596; Type 2 diabetes in canagliflozin program

    Apa yang sebenarnya ditemukan?

    DKA 0.07%.

    Seberapa besar efek yang teramati?

    0.52-0.76 vs 0.24 per 1,000 PY

    Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?

    Rare but real risk.

    Apa keterbatasan studi ini?

    Analysed and written by manufacturer employees; only 12 cases; based on investigator reports (may miss cases).

    Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?

    Supports C-ODD-02; mixed for C-INS-08.

    Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?

    Multinational/US/UK data; transferable to EU practice.

    Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?

    Precise relative risk; that euglycaemic DKA is common (cases here had high glucose).

    Rincian ilmiah →

  • Ketoacidosis after starting SGLT2 drugs (letter)

    Fralick M et al.. N Engl J Med 2017 · PMID 28591538 · DOI 10.1056/NEJMc1701990
    Studi kohortdikutip oleh arsip Tayebatabstrak diperiksa

    Content not verified (no abstract).

    Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Tidak jelas · Kualitas metodologis: rendah · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim

    Publikasi asli · Rincian ilmiah

    Penjelasan studi secara sederhana
    Apa yang ingin diketahui para peneliti?

    Risk of DKA after initiating an SGLT2 inhibitor (per title)

    Bagaimana studi ini dilakukan?

    Research letter (no abstract in PubMed; full text not accessed)

    Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?

    not verifiable; not verifiable

    Apa yang sebenarnya ditemukan?

    Not verified.

    Seberapa besar efek yang teramati?

    not verified

    Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?
    Apa keterbatasan studi ini?

    Not read; letter format

    Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?

    Supports C-ODD-02 (direction).

    Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?

    US data.

    Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?

    Anything quantitative.

    Rincian ilmiah →

  • SGLT2 drugs and ketoacidosis

    Douros A et al.. Ann Intern Med 2020 · PMID 32716707 · DOI 10.7326/M20-0289
    Studi kohortpemeriksaan silang independenabstrak diperiksa★ studi kunci

    About 2 per 1,000 users per year developed ketoacidosis, nearly 3 times more than with DPP-4 drugs.

    Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Ya · Kualitas metodologis: tinggi · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim

    Publikasi asli · Rincian ilmiah

    Penjelasan studi secara sederhana
    Apa yang ingin diketahui para peneliti?

    SGLT2 vs DPP-4 inhibitors and DKA risk

    Bagaimana studi ini dilakukan?

    Multicentre population-based cohort (prevalent new-user design, propensity-matched)

    Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?

    208,757 matched pairs; Type 2 diabetes new users

    Apa yang sebenarnya ditemukan?

    HR 2.85.

    Seberapa besar efek yang teramati?

    HR 2.85 (1.99-4.08)

    Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?

    Rare but real; caution with fasting/illness.

    Apa keterbatasan studi ini?

    No lab data; Unmeasured confounding

    Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?

    Supports C-ODD-02; relevant to C-FAST-03.

    Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?

    UK data included.

    Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?

    That the drugs are net harmful.

    Rincian ilmiah →

  • Ketoacidosis with normal blood sugar on SGLT2 drugs

    Peters AL et al.. Diabetes Care 2015 · PMID 26078479 · DOI 10.2337/dc15-0843
    Serial kasus / laporan kasuspemeriksaan silang independenteks lengkap, penilaian risiko bias terstruktur

    Several patients developed ketoacidosis with near-normal sugar, so it was recognised late.

    Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Ya · Kualitas metodologis: sangat rendah · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim

    Publikasi asli · Rincian ilmiah

    Penjelasan studi secara sederhana
    Apa yang ingin diketahui para peneliti?

    Describe euglycaemic DKA with SGLT2 inhibitors

    Bagaimana studi ini dilakukan?

    Case series

    Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?

    9 individuals, 13 episodes; Patients with T1D or T2D on SGLT2 inhibitors

    Apa yang sebenarnya ditemukan?

    13 episodes in 9 patients on canagliflozin (7 with off-label type 1 diabetes); glucose often near normal, delaying diagnosis; all recovered with IV fluids and insulin.

    Seberapa besar efek yang teramati?

    not applicable

    Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?

    Check ketones when unwell on SGLT2 drugs.

    Apa keterbatasan studi ini?

    Incidental case collection, no denominator, mostly off-label type 1 use, all on canagliflozin.

    Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?

    Supports C-ODD-02; key for C-FAST-03 safety.

    Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?

    US.

    Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?

    How often this happens; that every SGLT2 inhibitor (e.g. dapagliflozin) carries the same risk (inferred, not shown here).

    Rincian ilmiah →

  • ADA guideline 2026: blood sugar goals and emergencies

    American Diabetes Association Professional Practice Committee for Diabetes* . Diabetes Care 2026 · PMID 41358894 · DOI 10.2337/dc26-S006
    Pedoman / pernyataan sikappemeriksaan silang independenteks lengkap diperiksa★ studi kunci

    Most adults should aim for HbA1c below 7%, avoid low sugar, and measure ketones when at risk.

    Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Sebagian · Kualitas metodologis: tinggi · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim

    Publikasi asli · Rincian ilmiah

    Penjelasan studi secara sederhana
    Apa yang ingin diketahui para peneliti?

    Glycaemic goals, hypoglycaemia and hyperglycaemic crises

    Bagaimana studi ini dilakukan?

    Clinical practice guideline (ADA Standards of Care 2026, Section 6)

    Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?

    not applicable; People with diabetes

    Apa yang sebenarnya ditemukan?

    Individual targets; do not stop basal insulin when not eating.

    Seberapa besar efek yang teramati?

    not applicable

    Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?

    Moderate targets and safety rules.

    Apa keterbatasan studi ini?

    US-centred; Partially read

    Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?

    Supports C-INS-04, C-INS-11; contradicts C-FAST-01, C-FAST-03, C-DIAB-02.

    Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?

    Consistent with EASD guidance.

    Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?

    Not applicable.

    Rincian ilmiah →

  • Canagliflozin in diabetic kidney disease

    Perkovic V et al.. N Engl J Med 2019 · PMID 30990260 · DOI 10.1056/NEJMoa1811744
    Uji acak terkendalipemeriksaan silang independenteks lengkap, penilaian risiko bias terstruktur★ studi kunci

    Kidney failure and heart problems fell by about a third; amputations and fractures were not increased, but rare ketoacidosis was more common (11 vs 1 cases).

    Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Tidak · Kualitas metodologis: tinggi · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim

    Publikasi asli · Rincian ilmiah

    Penjelasan studi secara sederhana
    Apa yang ingin diketahui para peneliti?

    Canagliflozin and renal outcomes in type 2 diabetes with nephropathy

    Bagaimana studi ini dilakukan?

    Double-blind placebo-controlled RCT (CREDENCE)

    Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?

    4,401; Type 2 diabetes with albuminuric CKD

    Apa yang sebenarnya ditemukan?

    Primary kidney/heart outcome 43.2 vs 61.2 per 1000 patient-years (30% lower); amputation 12.3 vs 11.2 per 1000 patient-years (not significant); diabetic ketoacidosis 2.2 vs 0.2 per 1000 patient-years.

    Seberapa besar efek yang teramati?

    HR 0.70

    Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?

    This drug class protects heart and/or kidneys in the studied patients.

    Apa keterbatasan studi ini?

    Industry funded; stopped early for benefit; selected high-risk population; foot checks added during the trial may have lowered amputation risk; rare harms imprecise.

    Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?

    Contradicts C-ODD-06; limits amputation/fracture signals in C-ODD-05.

    Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?

    Multinational trial including European sites or directly applicable to EU practice.

    Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?

    Benefit in low-risk people; absence of side effects (ketoacidosis was increased); amputation safety in routine care without foot surveillance.

    Rincian ilmiah →

  • SGLT2 drugs roughly double the rare risk of ketoacidosis

    Colacci M et al.. Can J Diabetes 2022 · PMID 34116926 · DOI 10.1016/j.jcjd.2021.04.006
    Meta-analisispemeriksaan silang independenabstrak diperiksa★ studi kunci

    RCTs: RR 2.46; absolute risk about 0.6-2.2 cases per 1,000 patient-years.

    RR 2.46 in RCTs, 1.74 in cohorts.

    Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Ya · Kualitas metodologis: sedang · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim

    Publikasi asli · Rincian ilmiah

    Penjelasan studi secara sederhana
    Apa yang ingin diketahui para peneliti?

    Quantify DKA risk with SGLT2 inhibitors.

    Bagaimana studi ini dilakukan?

    Meta-analysis of trials and cohorts.

    Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?

    About 360,000 participants.

    Apa yang sebenarnya ditemukan?

    Higher DKA risk in trials and cohorts.

    Seberapa besar efek yang teramati?

    RR 2.46 (1.16-5.21) RCTs; RR 1.74 (1.07-2.83) cohorts.

    Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?

    Rare but real; patients need sick-day rules and ketone checks.

    Apa keterbatasan studi ini?

    Few trials, few events.

    Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?

    Supports the ketoacidosis part of the claim.

    Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?

    High.

    Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?

    It does not show the drugs are net harmful.

    Rincian ilmiah →

  • Ketoacidosis on SGLT2 drugs often comes with only mildly raised sugar

    Sharma A et al.. Diabetes Obes Metab 2025 · PMID 40919651 · DOI 10.1111/dom.70098
    Studi kohortpemeriksaan silang independenabstrak diperiksa

    Published cases had median glucose 10.6 mmol/L despite severe acidosis (pH 7.1).

    Median admission glucose 10.6 mmol/L in 1,024 published cases; lower glucose than in non-users.

    Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Ya · Kualitas metodologis: sedang · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim

    Publikasi asli · Rincian ilmiah

    Penjelasan studi secara sederhana
    Apa yang ingin diketahui para peneliti?

    Describe DKA in SGLT2 inhibitor users.

    Bagaimana studi ini dilakukan?

    UK hospital cohort and review of published cases.

    Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?

    1,060 admissions; 1,024 published cases.

    Apa yang sebenarnya ditemukan?

    Lower glucose and more acidosis in SGLT2i users; similar outcomes.

    Seberapa besar efek yang teramati?

    Median glucose 10.6 mmol/L; 21% ICU.

    Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?

    Normal-looking sugar does not exclude ketoacidosis in people on these drugs.

    Apa keterbatasan studi ini?

    No incidence data.

    Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?

    Supports the 'normal glucose' part.

    Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?

    High.

    Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?

    How often DKA occurs.

    Rincian ilmiah →

  • Forxiga in 17,160 people: fewer heart-failure admissions, rare ketoacidosis

    Wiviott SD et al.. N Engl J Med 2019 · PMID 30415602 · DOI 10.1056/NEJMoa1812389
    Uji acak terkendalipemeriksaan silang independenabstrak diperiksa★ studi kunci

    HF hospitalisation HR 0.73; renal events HR 0.76; DKA 0.3% vs 0.1%.

    DKA 0.3% vs 0.1% with dapagliflozin in a blinded RCT.

    Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Sebagian · Kualitas metodologis: tinggi · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim

    Publikasi asli · Rincian ilmiah

    Penjelasan studi secara sederhana
    Apa yang ingin diketahui para peneliti?

    Test cardiovascular safety and benefit of dapagliflozin.

    Bagaimana studi ini dilakukan?

    Blinded RCT vs placebo.

    Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?

    17,160 adults with type 2 diabetes.

    Apa yang sebenarnya ditemukan?

    No change in heart attacks/strokes; fewer heart-failure hospitalisations and kidney events; slightly more DKA and genital infections.

    Seberapa besar efek yang teramati?

    HHF HR 0.73 (0.61-0.88); DKA +0.2 percentage points.

    Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?

    The drug helps the heart and kidneys; a rare ketoacidosis risk requires precautions.

    Apa keterbatasan studi ini?

    Industry-funded; few DKA events.

    Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?

    Supports the DKA part (C-ODD-02); contradicts 'dirtiest drug' and net harm (C-ODD-06).

    Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?

    High.

    Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?

    Risk during prolonged fasting.

    Rincian ilmiah →

  • 13 large trials: SGLT2 drugs protect kidneys and heart; ketoacidosis rare

    Nuffield Department of Population Health Renal Studies Group; SMART-C Consortium. Lancet 2022 · PMID 36351458 · DOI 10.1016/S0140-6736(22)02074-8
    Meta-analisispemeriksaan silang independenteks lengkap diperiksa★ studi kunci

    Kidney progression -37%, CV death -14%; DKA risk doubled from about 0.2 per 1,000 patient-years.

    DKA RR 2.12 in people with diabetes.

    Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Sebagian · Kualitas metodologis: tinggi · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim

    Publikasi asli · Rincian ilmiah

    Penjelasan studi secara sederhana
    Apa yang ingin diketahui para peneliti?

    Pool all large placebo-controlled SGLT2 inhibitor trials.

    Bagaimana studi ini dilakukan?

    Collaborative meta-analysis of 13 blinded RCTs.

    Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?

    90,409 participants.

    Apa yang sebenarnya ditemukan?

    Clear kidney and heart benefits; DKA doubled but rare; amputation signal mainly from one trial.

    Seberapa besar efek yang teramati?

    RR 0.63 kidney; RR 0.86 CV death; DKA RR 2.12.

    Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?

    For 1,000 people with diabetes and kidney disease treated for a year, about 26 serious events are avoided and about 2 caused.

    Apa keterbatasan studi ini?

    Summary data; industry trials.

    Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?

    Confirms DKA risk, refutes net harm.

    Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?

    High.

    Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?

    Effects in people following prolonged fasting regimens.

    Rincian ilmiah →

  • 816 trials: what each diabetes drug class does and does not do

    Shi Q et al.. BMJ 2023 · PMID 37024129 · DOI 10.1136/bmj-2022-074068
    Meta-analisispemeriksaan silang independenteks lengkap diperiksa★ studi kunci

    SGLT2 inhibitors and GLP-1 agonists reduce death by about 12%; each class has specific side effects.

    DKA OR 2.07, high certainty.

    Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Sebagian · Kualitas metodologis: tinggi · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim

    Publikasi asli · Rincian ilmiah

    Penjelasan studi secara sederhana
    Apa yang ingin diketahui para peneliti?

    Compare benefits and harms of all diabetes drug classes.

    Bagaimana studi ini dilakukan?

    Network meta-analysis of 816 RCTs with GRADE.

    Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?

    471,038 patients.

    Apa yang sebenarnya ditemukan?

    Mortality benefit for SGLT2i and GLP-1 RA; class-specific harms such as DKA and genital infections (SGLT2i), hypoglycaemia (sulfonylureas, insulin), heart failure (TZDs).

    Seberapa besar efek yang teramati?

    Death OR 0.88; DKA OR 2.07; amputation OR 1.27.

    Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?

    No drug is free of side effects; for several classes the benefits clearly outweigh them in people at risk.

    Apa keterbatasan studi ini?

    Low certainty for older drugs.

    Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?

    Supports 'every class has harms'; refutes 'net harmful'.

    Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?

    High.

    Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?

    Individual treatment choice.

    Rincian ilmiah →

  • Ketoacidosis with low blood sugar on SGLT2 drugs: rare published cases, often after fasting

    Itagaki H et al.. J Clin Med 2026 · PMID 42882058 · DOI 10.3390/jcm15197595
    Serial kasus / laporan kasuspemeriksaan silang independenabstrak diperiksa

    15 cases, median glucose 68 mg/dL; fasting or poor intake in 11 of 15.

    15 published cases with glucose <100 mg/dL; fasting precipitant in 11/15.

    Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Ya · Kualitas metodologis: sangat rendah · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim

    Publikasi asli · Rincian ilmiah

    Penjelasan studi secara sederhana
    Apa yang ingin diketahui para peneliti?

    Describe ketoacidosis at low glucose in SGLT2 inhibitor users.

    Bagaimana studi ini dilakukan?

    Systematic review of case reports.

    Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?

    15 cases.

    Apa yang sebenarnya ditemukan?

    Severe acidosis despite low sugar; fasting the main trigger.

    Seberapa besar efek yang teramati?

    Not applicable.

    Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?

    On these drugs, a normal or low sugar reading does not rule out a dangerous acid build-up, especially when fasting.

    Apa keterbatasan studi ini?

    Very small, case-based.

    Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?

    Supports the 'low glucose' part.

    Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?

    High.

    Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?

    How often it happens.

    Rincian ilmiah →

Studi yang membantah atau membatasi klaim (4)

  • Empagliflozin heart trial

    Zinman B et al.. N Engl J Med 2015 · PMID 26378978 · DOI 10.1056/NEJMoa1504720
    Uji acak terkendalipemeriksaan silang independenabstrak diperiksa★ studi kunci

    Deaths fell from 8.3% to 5.7% over about 3 years.

    Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Tidak · Kualitas metodologis: tinggi · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim

    Publikasi asli · Rincian ilmiah

    Penjelasan studi secara sederhana
    Apa yang ingin diketahui para peneliti?

    CV outcomes of empagliflozin in type 2 diabetes at high CV risk

    Bagaimana studi ini dilakukan?

    Double-blind placebo-controlled RCT (EMPA-REG OUTCOME)

    Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?

    7,020; Type 2 diabetes with high CV risk

    Apa yang sebenarnya ditemukan?

    Primary 10.

    Seberapa besar efek yang teramati?

    HR 0.86; death -32%

    Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?

    This drug class protects heart and/or kidneys in the studied patients.

    Apa keterbatasan studi ini?

    Industry funded; Selected high-risk population

    Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?

    Contradicts C-ODD-06; context for C-ODD-02, C-ODD-08.

    Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?

    Multinational trial including European sites or directly applicable to EU practice.

    Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?

    Benefit in low-risk people; absence of side effects.

    Rincian ilmiah →

  • Dapagliflozin (Forxiga) in kidney disease

    Heerspink HJL et al.. N Engl J Med 2020 · PMID 32970396 · DOI 10.1056/NEJMoa2024816
    Uji acak terkendalipemeriksaan silang independenteks lengkap, penilaian risiko bias terstruktur★ studi kunci

    Forxiga reduced kidney failure and deaths; the trial was stopped early because the benefit was clear.

    Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Tidak · Kualitas metodologis: tinggi · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim

    Publikasi asli · Rincian ilmiah

    Penjelasan studi secara sederhana
    Apa yang ingin diketahui para peneliti?

    Dapagliflozin in CKD with/without diabetes

    Bagaimana studi ini dilakukan?

    Double-blind placebo-controlled RCT (DAPA-CKD)

    Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?

    4,304; CKD (eGFR 25-75, albuminuria)

    Apa yang sebenarnya ditemukan?

    Kidney failure, kidney decline or kidney/heart death: 9.2% with dapagliflozin vs 14.5% with placebo; deaths 4.7% vs 6.8%. Amputations 1.6% vs 1.8%; no ketoacidosis cases with dapagliflozin (2 with placebo).

    Seberapa besar efek yang teramati?

    HR 0.61; death HR 0.69

    Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?

    This drug class protects heart and/or kidneys in the studied patients.

    Apa keterbatasan studi ini?

    Industry funded; stopped early for benefit (can overstate effect); selected high-risk CKD population; type 1 diabetes excluded; median 2.4 years follow-up.

    Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?

    Contradicts C-ODD-06 (Forxiga 'kills'); context for C-ODD-02.

    Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?

    Multinational trial including European sites or directly applicable to EU practice.

    Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?

    Benefit in low-risk people; absence of side effects.

    Rincian ilmiah →

  • Dapagliflozin in heart failure

    McMurray JJV et al.. N Engl J Med 2019 · PMID 31535829 · DOI 10.1056/NEJMoa1911303
    Uji acak terkendalipemeriksaan silang independenabstrak diperiksa★ studi kunci

    Fewer heart failure worsenings and deaths with Forxiga.

    Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Tidak · Kualitas metodologis: tinggi · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim

    Publikasi asli · Rincian ilmiah

    Penjelasan studi secara sederhana
    Apa yang ingin diketahui para peneliti?

    Dapagliflozin in heart failure with reduced EF

    Bagaimana studi ini dilakukan?

    Double-blind placebo-controlled RCT (DAPA-HF)

    Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?

    4,744; HFrEF NYHA II-IV, EF <=40%, with/without diabetes

    Apa yang sebenarnya ditemukan?

    Primary 16.

    Seberapa besar efek yang teramati?

    HR 0.74; death HR 0.83

    Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?

    This drug class protects heart and/or kidneys in the studied patients.

    Apa keterbatasan studi ini?

    Industry funded; Selected high-risk population

    Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?

    Contradicts C-ODD-06.

    Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?

    Multinational trial including European sites or directly applicable to EU practice.

    Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?

    Benefit in low-risk people; absence of side effects.

    Rincian ilmiah →

  • Egypt: no ketoacidosis in 61 patients starting SGLT2 drugs during Ramadan

    Khalil HAM et al.. J Diabetes Res 2025 · PMID 40322737 · DOI 10.1155/jdr/4321423
    Studi kohortpemeriksaan silang independenteks lengkap diperiksa

    No DKA, hypoglycaemia or dehydration under supervision; study small and uncontrolled.

    No DKA among 61 Egyptian patients starting SGLT2i during supervised Ramadan fasting; too small to exclude a rare risk.

    Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Tidak · Kualitas metodologis: rendah · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim

    Publikasi asli · Rincian ilmiah

    Penjelasan studi secara sederhana
    Apa yang ingin diketahui para peneliti?

    Test SGLT2 inhibitor safety during Ramadan in Egypt.

    Bagaimana studi ini dilakukan?

    Prospective before-after cohort.

    Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?

    61 patients.

    Apa yang sebenarnya ditemukan?

    Better glucose control; no DKA.

    Seberapa besar efek yang teramati?

    0/61 DKA.

    Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?

    With medical supervision and education, fasting on these drugs went without ketoacidosis in this small group.

    Apa keterbatasan studi ini?

    Small, no control group.

    Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?

    Limits but does not refute the claim.

    Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?

    Moderate.

    Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?

    That the DKA risk is zero.

    Rincian ilmiah →

Studi dengan hasil campuran atau tidak jelas (1)

  • NICE 2026: offer metformin plus an SGLT-2 inhibitor to most adults with type 2 diabetes

    National Institute for Health and Care Excellence (NICE). NICE guideline 2026
    Pedoman / pernyataan sikappemeriksaan silang independenabstrak diperiksa★ studi kunci

    Fewer heart events and heart-failure admissions; DKA and Fournier gangrene 1 per 1,000 or fewer.

    Acknowledges DKA as a rare risk (<=1 per 1,000).

    Apakah studi ini mendukung klaim spesifik tersebut? Tidak · Kualitas metodologis: tinggi · Tingkat kepastian bukti: lihat penilaian keseluruhan atas klaim

    Publikasi asli · Rincian ilmiah

    Penjelasan studi secara sederhana
    Apa yang ingin diketahui para peneliti?

    Recommend first-line diabetes medicines.

    Bagaimana studi ini dilakukan?

    Guideline based on meta-analyses.

    Berapa banyak orang, hewan, atau sampel yang diteliti?

    Not applicable.

    Apa yang sebenarnya ditemukan?

    Benefits outweigh risks for most people.

    Seberapa besar efek yang teramati?

    HF hospitalisation 54 vs 26-40 per 1,000 over 3 years.

    Apa arti hasilnya dalam kehidupan sehari-hari?

    These medicines are recommended because they prevent heart problems.

    Apa keterbatasan studi ini?

    UK context.

    Apa yang dikatakannya tentang klaim spesifik Elawady?

    Contradicts net harm.

    Apakah hasilnya berlaku untuk Jerman dan Eropa?

    High.

    Apa yang secara tegas tidak dapat disimpulkan dari studi ini?

    Individual choices.

    Rincian ilmiah →

Konteks wilayah

Jerman / UE

EMA/BfArM product information for SGLT2 inhibitors carries the same DKA warning (not separately fetched).

Mesir

Egypt has one of the highest diabetes prevalences in the region; the same drug classes and insulins are used. Access barriers and cost may make advice to stop medication attractive, which increases the practical risk of this claim. No Egypt-specific evidence changes the assessment.

Apa yang berlaku di negara saya?

Penilaian ilmiah umum

Benar Benar: penghambat SGLT2 seperti dapagliflozin kira-kira menggandakan risiko ketoasidosis yang jarang terjadi, yang dapat terjadi dengan gula darah normal atau bahkan rendah, terutama selama berpuasa; hal ini menuntut kehati-hatian, bukan penghindaran obat yang manfaatnya sudah terbukti.

Pernyataan ini menyangkut hubungan biologis atau medis. Penilaian ilmiah di atas berlaku tanpa bergantung pada negara; data pangan khusus negara tidak mengubahnya.

Referensi

  1. Diabetic Ketoacidosis and Related Events in the Canagliflozin Type 2 Diabetes Clinical Program.. Erondu N et al.. Diabetes Care 2015 · PMID 26203064 · DOI 10.2337/dc15-1251
  2. Risk of Diabetic Ketoacidosis after Initiation of an SGLT2 Inhibitor.. Fralick M et al.. N Engl J Med 2017 · PMID 28591538 · DOI 10.1056/NEJMc1701990
  3. Sodium-Glucose Cotransporter-2 Inhibitors and the Risk for Diabetic Ketoacidosis : A Multicenter Cohort Study.. Douros A et al.. Ann Intern Med 2020 · PMID 32716707 · DOI 10.7326/M20-0289
  4. Euglycemic Diabetic Ketoacidosis: A Potential Complication of Treatment With Sodium-Glucose Cotransporter 2 Inhibition.. Peters AL et al.. Diabetes Care 2015 · PMID 26078479 · DOI 10.2337/dc15-0843
  5. 6. Glycemic Goals, Hypoglycemia, and Hyperglycemic Crises: Standards of Care in Diabetes-2026.. American Diabetes Association Professional Practice Committee for Diabetes* . Diabetes Care 2026 · PMID 41358894 · DOI 10.2337/dc26-S006
  6. Canagliflozin and Renal Outcomes in Type 2 Diabetes and Nephropathy.. Perkovic V et al.. N Engl J Med 2019 · PMID 30990260 · DOI 10.1056/NEJMoa1811744
  7. Sodium-Glucose Cotransporter-2 Inhibitors and Risk of Diabetic Ketoacidosis Among Adults With Type 2 Diabetes: A Systematic Review and Meta-Analysis.. Colacci M et al.. Can J Diabetes 2022 · PMID 34116926 · DOI 10.1016/j.jcjd.2021.04.006
  8. Clinical characteristics and outcomes of diabetes-related ketoacidosis (DKA) in sodium-glucose co-transporter-2 inhibitor (SGLT2i) users with type 2 diabetes.. Sharma A et al.. Diabetes Obes Metab 2025 · PMID 40919651 · DOI 10.1111/dom.70098
  9. Dapagliflozin and Cardiovascular Outcomes in Type 2 Diabetes.. Wiviott SD et al.. N Engl J Med 2019 · PMID 30415602 · DOI 10.1056/NEJMoa1812389
  10. Impact of diabetes on the effects of sodium glucose co-transporter-2 inhibitors on kidney outcomes: collaborative meta-analysis of large placebo-controlled trials.. Nuffield Department of Population Health Renal Studies Group; SMART-C Consortium. Lancet 2022 · PMID 36351458 · DOI 10.1016/S0140-6736(22)02074-8
  11. Benefits and harms of drug treatment for type 2 diabetes: systematic review and network meta-analysis of randomised controlled trials.. Shi Q et al.. BMJ 2023 · PMID 37024129 · DOI 10.1136/bmj-2022-074068
  12. Ketoacidosis at Hypoglycemic and Low Glucose Levels Associated with SGLT2 Inhibitor Use: A Descriptive Systematic Review of Published Cases.. Itagaki H et al.. J Clin Med 2026 · PMID 42882058 · DOI 10.3390/jcm15197595
  13. Empagliflozin, Cardiovascular Outcomes, and Mortality in Type 2 Diabetes.. Zinman B et al.. N Engl J Med 2015 · PMID 26378978 · DOI 10.1056/NEJMoa1504720
  14. Dapagliflozin in Patients with Chronic Kidney Disease.. Heerspink HJL et al.. N Engl J Med 2020 · PMID 32970396 · DOI 10.1056/NEJMoa2024816
  15. Dapagliflozin in Patients with Heart Failure and Reduced Ejection Fraction.. McMurray JJV et al.. N Engl J Med 2019 · PMID 31535829 · DOI 10.1056/NEJMoa1911303
  16. First-Time Usage of SGLT2 Inhibitors in Patients With Type 2 Diabetes Who Are Fasting Ramadan: Efficacy and Safety.. Khalil HAM et al.. J Diabetes Res 2025 · PMID 40322737 · DOI 10.1155/jdr/4321423
  17. Type 2 diabetes in adults: management (NICE guideline NG28), published 2 December 2015, last updated 18 February 2026. National Institute for Health and Care Excellence (NICE). NICE guideline 2026

← Kembali ke ikhtisar